Ini Isi Proposal Terbaru Damai Iran yang Dikirim ke AS Lewat Pakistan



KONTAN.CO.ID - Sebuah proposal dari Iran yang dikirimkan kepada Amerika Serikat melalui mediator Pakistan menekankan perlunya mengakhiri perang di semua front serta mencabut sanksi terhadap Teheran.

Demikian dilaporkan kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, pada Minggu (10/5/2026), mengutip sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Melansir Reuters, dalam proposal itu, Iran menekankan pentingnya pencabutan sanksi oleh Kantor Pengawasan Aset Asing (Office of Foreign Assets Control/OFAC) Amerika Serikat terhadap penjualan minyak Iran selama periode 30 hari, serta mengakhiri blokade laut terhadap Iran, tambah Tasnim.


Tasnim juga mengutip sumber yang mengatakan bahwa tuntutan Iran mencakup pengelolaan Selat Hormuz oleh Iran jika Amerika Serikat memenuhi sejumlah komitmen tertentu. Namun sumber tersebut tidak menjelaskan komitmen apa yang dimaksud.

Baca Juga: Miliarder Nigeria Incar Mombasa sebagai Lokasi Kilang Minyak Raksasa Afrika Timur

Sementara itu, media pemerintah Iran melaporkan bahwa proposal Iran juga menekankan perlunya Amerika Serikat membayar kompensasi atas kerusakan akibat perang, serta menegaskan kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.

Media pemerintah Iran juga menyatakan bahwa proposal Amerika Serikat dianggap sama saja dengan membuat Iran menyerah pada tuntutan berlebihan Presiden Donald Trump.

Tabel 1 – Isi Utama Proposal Iran ke Amerika Serikat

Komponen Proposal Iran Permintaan Utama Keterangan
Penghentian perang Akhiri perang di semua front Disebut sebagai syarat utama
Pencabutan sanksi Cabut sanksi AS terhadap Iran Fokus pada sanksi OFAC
Ekspor minyak Pelonggaran sanksi penjualan minyak selama 30 hari Disebut eksplisit
Blokade laut Akhiri blokade laut terhadap Iran Ditekankan oleh Tasnim
Selat Hormuz Iran mengelola Selat Hormuz Bersyarat pada komitmen AS
Kompensasi perang AS diminta bayar kerusakan perang Disorot media pemerintah Iran
Respons atas proposal AS Iran menilai proposal AS = menyerah pada Trump Pernyataan media pemerintah
Tonton: Rusia Bilang AS Terburu-buru Akhiri Perang Ukraina! Kremlin: Damai Masih Panjang

Tabel 2 – Isu Strategis yang Dipertaruhkan

Isu Dampak Strategis Global Dampak Potensial ke Harga Energi
Sanksi minyak Iran Menentukan pasokan minyak global Bisa menekan/menahan kenaikan harga jika ekspor naik
Selat Hormuz Jalur vital perdagangan minyak dunia Risiko gangguan dapat memicu lonjakan harga
Blokade laut Pengaruh pada keamanan pelayaran Bisa memicu ketidakpastian pasar
Kompensasi perang Memperkeras negosiasi politik Negosiasi makin sulit, risiko konflik berlanjut