Ini jawaban Moeldoko soal operasi sajadah



JAKARTA. Pertanyaan mengenai operasi sajadah diutarakan oleh salah satu anggota Komisi I DPR RI pada sesi fit and proper test setelah istirahat, Rabu (21/8), kepada calon panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tanpa berbelit-belit, Moeldoko langsung memberikan jawaban terkait peristiwa yang dinilainya bukan sebuah 'operasi' tersebut. Moeldoko bilang, imbauan untuk menggelar sajadah ditujukan bagi seluruh warga, termasuk kelompok Ahmadiyah. Maksudnya, karena mereka sama-sama Muslim, seharusnya tidak ada perbedaan.

Ia mengklaim, gerakan moral yang dikawal TNI tersebut berhasil karena tidak ada konflik antar warga sesudahnya. "Saya melarang kekerasan terhadap masjid atau warga Ahmadiyah," tegasnya. Moeldoko menolak imbauan itu disebut sebagai operasi karena tidak memenuhi tiga unsur pelaksanaan sebuah operasi militer. Tiga unsur yang dimaksud adalah penetapan waktu, sasaran, serta anggaran untuk melakukannya.

Sebelumnya, Operasi Gelar Sajadah dilukiskan sejumlah kalangan sebagai ajang pengislaman kembali sekelompok pengikut Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dikky Setiawan