KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset industri dana pensiun tumbuh tumbuh 10%–12% secara Year on Year (YoY) pada 2026. Mengenai hal itu, Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) menilai proyeksi tersebut bisa saja terealisasi. Asalkan, kondisi ekonomi pada tahun ini stabil dan adanya upaya edukasi yang tepat sasaran kepada masyarakat mengenai dana pensiun. "Sebab, pemahaman yang benar mengenai manfaat jangka panjang akan menjadi kunci utama agar masyarakat merasa yakin dan tertarik untuk mulai bergabung dalam program dana pensiun," ucap Ketua Umum Asosiasi DPLK Tondy Suradiredja kepada Kontan, Minggu (8/2/2026).
Ini Kata Asosiasi DPLK Soal Proyeksi Aset Dana Pensiun Tumbuh 10%–12% pada 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan aset industri dana pensiun tumbuh tumbuh 10%–12% secara Year on Year (YoY) pada 2026. Mengenai hal itu, Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) menilai proyeksi tersebut bisa saja terealisasi. Asalkan, kondisi ekonomi pada tahun ini stabil dan adanya upaya edukasi yang tepat sasaran kepada masyarakat mengenai dana pensiun. "Sebab, pemahaman yang benar mengenai manfaat jangka panjang akan menjadi kunci utama agar masyarakat merasa yakin dan tertarik untuk mulai bergabung dalam program dana pensiun," ucap Ketua Umum Asosiasi DPLK Tondy Suradiredja kepada Kontan, Minggu (8/2/2026).
TAG:
- Ojk
- Pensiun
- Polri
- Tni
- BPJS Ketenagakerjaan
- dana pensiun
- pekerja informal
- ASN
- Jaminan Hari Tua
- Pertumbuhan Aset
- Program Pensiun Wajib
- Program Pensiun Sukarela
- Aset Dana Pensiun
- DPLK
- Investasi Pensiun
- Asosiasi DPLK
- ekonomi stabil
- edukasi dana pensiun
- transformasi digital dana pensiun
- kontribusi dana pensiun
- manfaat jangka panjang dana pensiun