Ini Kata Ekonom Core Soal Kriteria Calon Gubernur BI 2023-2028



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom menilai perlu figur berpengalaman yang memahami sektor keuangan dan perekonomian untuk mengisi posisi gubernur Bank Indonesia (BI) selanjutnya.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, berdasarkan dari pengalaman pemilihan Gubernur BI sebelumnya, tentu presiden punya hak prerogatif untuk menentukan sosok yang akan memimpin Bank Indonesia.

Terkait kandidat jika melihat pada pemilihan sebelumnya, dia menyampaikan figur yang muncul umumnya memiliki pengalaman di pemerintahan.


"Selain itu, mempunyai track record di sektor keuangan dan perekonomian nasional," ucap dia kepada Kontan.co.id, Selasa (21/2).

Baca Juga: Anggota Komisi XI DPR RI Sebut Kriteria Figur yang Cocok Jadi Gubernur BI

Yusuf mengatakan, sosok tersebut juga harus memiliki kemampuan keuangan yang mumpuni baik di level nasional maupun internasional.

Oleh karena itu, dia berpendapat pemilihan tidak akan masuk ke ranah nama, tetapi kemampuan figur tersebut dalam memimpin nanti.

Di sisi lain, Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno juga menyampaikan bahwa pemilihan Gubernur BI menjadi ranah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Biar Presiden Jokowi yang melakukan asesmen terhadap calon-calon yang tepat untuk Gubernur BI," kata dia kepada Kontan.co.id.

Sebagai informasi, Jokowi mengaku telah mengantongi sejumlah nama untuk menjadi calon Gubernur BI periode 2023 - 2028.

Calon-calon tersebut yang nantinya menggantikan Gubernur BI Perry Warjiyo yang masa jabatannya berakhir pada Mei 2023.

Jokowi akan segera memberikan nama tersebut ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk kemudian dilakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto