Ini Kata Perumnas soal Pengelolaan Aset Properti BUMN Karya Pasca Divestasi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Perumnas mengaku siap apabila nantinya ditugaskan untuk mengelola aset properti BUMN Karya seiring rencana konsolidasi BUMN Karya dan pelepasan bisnis non-inti termasuk sektor properti.

Plt. Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan mengatakan, hingga saat ini belum ada kepastian apakah bisnis properti BUMN Karya ke depan akan dikelola oleh Perumnas.

"Sejauh ini kami belum tahu jawabannya. Bagi Perumnas, kami intinya siap jika suatu saat pemerintah melalui Danantara memutuskan untuk memberikan aset atau bisnis tersebut kepada Perumnas," jelasnya kepada Kontan di Jakarta, Rabu (26/8/2026).


Baca Juga: Arkora (ARKO) Lanjut Ekspansi Energi Surya, Garap Proyek PLTS 34 MWp & BESS 28,3 MWh

Menurut Imelda, Danantara saat ini tengah melakukan streamlining agar masing-masing BUMN Karya dapat kembali fokus pada bisnis inti. Namun, hingga saat ini peran Perumnas dalam pengembangan BUMN Karya sebagai sesama badan usaha milik negara masih diwujudkan melalui kolaborasi.

Imelda mencontohkan, saat ini tengah berlangsung Danantara Housing Expo 2026 yang mempertemukan BUMN properti, bank-bank anggota Himbara, pengembang, serta pelaku usaha dalam menawarkan lebih dari 200.000 unit hunian.

"Lalu di Danantara Housing juga ada website yang memungkinkan mereka memilih tipe properti, lokasi, dan lain-lain. Sebelumnya juga ada HOP (Home Ownership Program), Perumnas bersama 13 BUMN Karya lainnya bersatu dan melakukan HOP di seluruh BUMN melalui sosialisasi," lanjutnya.

Ia membeberkan, dalam Home Ownership Program, sejak akhir Juli hingga menjelang akhir Agustus ini Perumnas telah mencatatkan 470 booking dari total 880 booking hunian di seluruh BUMN Karya.

"Sudah 880 booking yang kami dapatkan. Untuk Perumnas sendiri, ada 470 booking yang masuk ke kami. Harapannya bertambah terus setiap harinya," ujar Imelda.

Baca Juga: Progres Group Gandeng Hero Perkuat Ekosistem Paradise Resort City

Melalui Danantara Housing Expo 2026 yang mulai digelar hari ini, ia mengatakan para BUMN Karya yang memiliki bisnis properti menyediakan hunian dengan lokasi strategis dan kualitas yang mampu bersaing.

"Jadi sekarang kami bersatu dulu untuk bagaimana kami bisa menyediakan hunian yang baik buat seluruh masyarakat," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News