Ini kiat Akseleran jaga NPL di bawah 1% hingga akhir tahun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren rasio pembiayaan bermasalah atau non performing loan (NPL) PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia terus membaik menuju akhir September 2018. Dengan strategi yang tepat, Akseleran optimistis masih mampu menekan angka kredit bermasalah sampai akhir tahun nanti.

Co Founder & CEO Akseleran Ivan Nikolas Tambunan mengatakan, perbaikan kredit macet ini seperti dilihat pada realisasi akhir Juli 2018 lalu yang bertengger di level 0,7% dan menurun hingga akhir Agustus 2018 menjadi 0,6%.

"Lalu sampai hari ini kami mencatat NPL di angka 0,49%," kata Ivan kepada Kontan.co.id, Selasa (25/9).


Sampai akhir tahun nanti, Akseleran masih optimistis untuk menjaga kredit bermasalah di bawah 1% atau diperkirakan lebih baik dengan proyeksi di bawah 0,5%. Dengan demikian, hal tersebut juga tak lepas dari strategi perusahaan dalam mempertahankan NPL di level stabil diantaranya dengan mempertahankan kualitas pinjaman yang ada dengan seleksi kredit yang ketat.

"Kemudian kita terus lakukan collection dan recovery atas NPL yang sudah ada," jelasnya.

Sementara langkah mitigasi risiko atas gagal bayar, Akseleran melakukan tahapan penagihan. Pada 90 hari awal pihaknya melakukan penagihan internal dan terdapat desk penagih maupun penagih lapangan. Apabila sudah lewat 90 hari Akseleran menunjuk penagih eksternal baik lawyer maupun jasa penagihan utang jika jumlahnya tidak substansial.

"Lawyer kita kemudian lakukan tindakan hukum mulai dari eksekusi agunan, pemailitan, gugatan perdata. Bagusnya di Akseleran itu lebih dari 99% pinjaman kita itu beragunan, jadi lebih aman dalam hal terjadi gagal bayar," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi