Ini komoditas yang harganya naik jelang Ramadan



JAKARTA. Rapat koordinasi soal pangan kembali dilaksanakan dalam rangka menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri 1435 H. Bertempat di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, rapat dipimpin Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung.

Dalam rapat itu disimpulkan bahwa untuk suplai, stok dan kebutuhan masih dalam keadaan relatif stabil. "Dari beberapa komoditas, ada yang dilaporkan naik dan ada yang turun," kata CT usai rakor. Harga pangan yang mengalami kenaikan antara lain daging ayam, telur ayam, bawang merah dan bawang putih. "Untuk ayam dan telur masih sesuai dengan angka yang disepakati Kemdag dan Kemtan," ujar CT.

Sementara bawang merah memang ada kenaikan tapi masih di bawah harga referensi. Dan dari segi suplai tidak akan jadi masalah karena akan masuk masa panen raya. "Kenaikan karena banyaknya permintaan," ujarnya.


Sedangkan untuk bawang putih, saat ini 95% masih impor. "Barangnya sudah masuk ke Indonesia, jadi stabil," kata CT. Untuk komoditas yang turun harga adalah cabe, mulai dari cabe merah kerinting dan cabe rawit.

Menurut CT, bahkan ada keluhan dari petani untuk tak mau memetik cabe karena ongkosnya terlalu mahal. Makanya, pemerintah diminta serius menangani ini. "Ada kebijakan soal pemrosesan hasil, agar hasilnya lebih baik," pungkas CT.

Menteri yang hadir dalam rakor ini antara lain, Menteri Perdagangan, Menteri BUMN, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Perhubungan, Kepala BPS, Menteri Bapenas, Kepala Bulog, Wakil Menteri Pertanian, pejabat BUMN dan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Uji Agung Santosa