Ini Konstribusi Pendapatan Metrodata Electronics (MTDL) pada Tahun 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mengincar kenaikan pendapatan dan laba bersih sebesar 10% di sepanjang 2023. 

Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja mengungkapkan perseroan optimis di tahun 2023 akan dapat meraih pertumbuhan pendapatan dan pertumbuhan laba bersih 10%. 

“Target tersebut dicanangkan dengan mempertimbangkan dampak dari situasi ekonomi makro yang diperkirakan akan bergejolak tahun ini,” ungkap dia saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (8/2). 


Perseroan melihat peluang pertumbuhan tetap terbuka sehingga ekspansi bisnis tetap dilakukan. Ia pun memproyeksikan pendapatan tahun ini akan didorong dari kontribusi penjualan oleh unit bisnis Perseroan, yaitu Distribusi Digital, Solusi dan Konsultasi Digital.

Baca Juga: Metrodata Electronics (MTDL) Incar Pendapatan Rp 1 Triliun pada Tahun 2023

Menurutnya,  unit bisnis Distribusi digital perseroan melihat tren ke depan lebih ke arah segmen commercial yang akan bertumbuh. MTDL juga menargetkan untuk meningkatkan share of wallet di big vendor maupun big reseller. 

“Sehingga kita ingin memperbesar channel coverage di semua sektor bisnis yang kita miliki serta menambah portofolio produk,” katanya. 

Sementara untuk unit bisnis Solusi dan Konsultasi digital, MTDL akan berfokus pada Cloud based solutions. Ia melihat bahwa korporasi saat ini sedang melakukan transformasi digital guna meningkatkan cost efficiency sehingga potensi implementasi Cloud based meningkat tahun ini. 

Begitu juga dengan public sector yang lebih aggressive melakukan transformasi digital sekarang ini sehingga menjadi pelanggan yang potensial bagi Metrodata. 

 
MTDL Chart by TradingView

MTDL juga melihat peluang bisnis penjualan perangkat dan Cloud tahun ini akan tetap prospektif. Hal itu melihat tren transformasi digital saat ini yang berlanjut agar para pelaku bisnis bisa tetap relevan di industri masing-masing. 

Dari bisnis cloud, Metrodata menggandeng kerja sama dengan para world-class cloud provider seperti AWS, Microsoft Azure, hingga Google untuk memberikan kebebasan pilihan yang dapat disesuaikan oleh para customer. 

Selain itu dengan tren transformasi ke arah hardware, hybrid bahkan 100% on Cloud, menurutnya hal ini merupakan solusi yang sudah ditawarkan Metrodata jauh sebelum pandemi Covid-19. 

“Dengan kelengkapan dan solusi yang lebih fleksibel yang Metrodata tawarkan diharapkan bisa meningkatkan penjualan ke depannya,” tuturnya. 

Dari sisi belanja modal di tahun ini, MTDL menyiapkan dana sebesar Rp 350 miliar. Penggunaannya akan dialokasikan untuk pembelian barang TIK rental dan pembangunan city warehouse serta upgrade peralatan IT.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .