Ini Layanan yang Disiapkan Pemerintah untuk Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus berupaya memberikan layanan yang terbaik bagi jemaah haji Indonesia. Ada sejumlah layanan yang telah disiapkan dan berharap jemaah haji Indonesia dapat mengoptimalkannya.

"Di Madinah dan Makkah, seluruh jemaah haji diberikan layanan makan tiga kali sehari, air mineral dan air zamzam," terang kata Kepala Biro Humas, Data dan Informasi, Akhmad Fauzin saat memberikan keterangan pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (27/6/2022).

Fauzin, biasa ia disapa, melanjutkan bahwa pemerintah juga menyediakan layanan berupa paket ziarah melalui Muassasah Adilla di Madinah. "Di bandara King Abdul Aziz Jeddah juga diberikan layanan konsumsi 1 kali makan," kata Akhmad Fauzin.


Baca Juga: Sebanyak 72.092 Jemaah Haji Indonesia Sudah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Selain itu, kata Fauzin, pemerintah juga menyediakan transportasi bus shalawat yang bermanfaat untuk antar jemput jemaah dari tempat hotel ke Masjidil Haram, pergi pulang. "Di sekitar Masjid Nabawi dan Masjidil Haram, juga disiapkan petugas sektor khusus yang selalu bersiaga 24 jam untuk memberikan perlindungan terutama Jemaah yang tersesat dari rombongannya," kata Akhmad Fauzin.

Tidak hanya itu, jelas Akhamd Fauzin, setiap harinya di Makkah juga dilaksanakan pembimbingan manasik dan konsultasi ibadah lainnya. "Di bidang kesehatan, pemerintah memberikan layanan pengecekan kesehatan rutin melalui PPIH kloter masing-masing, di samping menyediakan Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Madinah dan Makkah. Dan bagi jemaah sakit, pemerintah memberikan pendampingan dan pembimbingan setiap harinya," jelas Akhmad Fauzin.

Akhmad Fauzin mengimbau seluruh jemaah agar memanfaatkan seluruh fasilitas dan layanan yang telah disediakan serta mematuhi segala aturan. "Berhubung waktu pelaksanaan puncak haji semakin dekat, pemerintah juga mengimbau, agar jemaah cukupkan istirahat, makan tepat waktu, selalu menjaga kebugaran dan kesehatan," pesan Akhmad Fauzin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .