JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengubah jajaran direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk memperkuat bisnis di tahun 2016. Bank berplat merah ini menunjuk komisaris utama, komisaris dan direktur yang baru untuk mengisi jajaran direksi BNI tahun ini. Achmad Baequni, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengatakan, perusahaan menunjuk Hartadi A. Sarwono selaku Komisaris Utama, Bistok Simbolon selaku Komisaris, dan Panji Irawan selaku Direktur. “Perubahan direksi ini untuk melengkapi kekurangan direksi,” kata Baequni, usai acara RUPSLB, Selasa (12/1). Baequni, menambah BNI akan menjadikan tahun 2016 sebagai tahun untuk mendorong sinergi dan cross sell antar seluruh komponen perusahaan dalam Grup BNI. Misalnya, BNI akan bekerjasama dengan anak-anak usaha untuk meningkatkan pendapatan komisi atau fee based income.
Ini mereka, komisaris dan direksi baru BNI
JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengubah jajaran direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk memperkuat bisnis di tahun 2016. Bank berplat merah ini menunjuk komisaris utama, komisaris dan direktur yang baru untuk mengisi jajaran direksi BNI tahun ini. Achmad Baequni, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengatakan, perusahaan menunjuk Hartadi A. Sarwono selaku Komisaris Utama, Bistok Simbolon selaku Komisaris, dan Panji Irawan selaku Direktur. “Perubahan direksi ini untuk melengkapi kekurangan direksi,” kata Baequni, usai acara RUPSLB, Selasa (12/1). Baequni, menambah BNI akan menjadikan tahun 2016 sebagai tahun untuk mendorong sinergi dan cross sell antar seluruh komponen perusahaan dalam Grup BNI. Misalnya, BNI akan bekerjasama dengan anak-anak usaha untuk meningkatkan pendapatan komisi atau fee based income.