Ini pendapat analis tentang IHSG sesi II



JAKARTA. Sesuai dengan prediksi pagi tadi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah di zona hijau. Sesi I, indeks menguat 9,96 poin atau naik 0,21% menjadi 4.669,13.

Lantas, bagaimana dengan sesi II? Secara teknikal, IHSG yang berhasil mempertahankan levelnya di atas 4.665, dan mengindikasikan penguatan menuju posisi resistance 4.699.

"Tidak menutup kemungkinan bisa ditembus sesi II nanti melihat capital inflow yang terus masuk ke bursa lokal," tambah William Surya Wijaya, analis Asjaya Indosurya Securities, (6/3).


Apalagi, lanjut William, aliran dana di instrumen obligasi juga kencang. Ini bisa dijadikan sebagai indikator bahwa investor kembali percaya dengan ekonomi makro Indonesia yang kembali membaik.

"Support 4.621 kemarin sudah dites dan tidak jebol, artinya saat ini arah IHSG hanya terlihat berupaya menggapai resistance," tandas William. Cermati saham SGRO, ANTM, DSNG, CMNP, TOTL, UNTR, ASII, ASGR, dan AUTO.

Selain kepercayaan terhadap kondisi makro, penguatan ini juga tak terlepas dari rilis kinerja keuangan emiten yang rata-rata memiliki bottom line positif. "Laba positif, berarti ada rencana pembagian dividen yang menjadi katalis pergerakan IHSG," imbuh David Sutyanto, analis First Asia Capital.

Resistance pertama IHSG menurut dia ada di level 4.670 dan sesi I tadi indeks hampir menyentuh level tersebut yang mana ini merupakan level rawan koreksi. Tapi jika tidak ada pembalikan arah, maka level berikutnya adalah 4.700.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Asnil Amri