KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang 2017 mencatat kenaikan total pendapatan sekitar 2% menjadi Rp 1,2 triliun dari tahun sebelumnya Rp 1,18 triliun. Meski pendapatan naik, bursa menorehkan penurunan tipis pada laba bersih. BEI mencatat laba bersih Rp 310,17 miliar pada tahun lalu, turun sekitar 11% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 347,29 miliar. Penurunan itu dipicu oleh kenaikan beban usaha BEI sebesar 9% menjadi Rp 1,12 triliun. Tito Sulistyo, Direktur Utama BEI bilang, kenaikan itu merupakan hal yang biasa karena adanya tunjangan komisaris yang pensiun, dan lain sebagainya. “Ada juga depresiasi sewa ruangan untuk ruang komputer tier 3 pada tahun 2017," ujarnya, Kamis (1/3).
Ini penyebab laba BEI turun 11% pada 2017
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang 2017 mencatat kenaikan total pendapatan sekitar 2% menjadi Rp 1,2 triliun dari tahun sebelumnya Rp 1,18 triliun. Meski pendapatan naik, bursa menorehkan penurunan tipis pada laba bersih. BEI mencatat laba bersih Rp 310,17 miliar pada tahun lalu, turun sekitar 11% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 347,29 miliar. Penurunan itu dipicu oleh kenaikan beban usaha BEI sebesar 9% menjadi Rp 1,12 triliun. Tito Sulistyo, Direktur Utama BEI bilang, kenaikan itu merupakan hal yang biasa karena adanya tunjangan komisaris yang pensiun, dan lain sebagainya. “Ada juga depresiasi sewa ruangan untuk ruang komputer tier 3 pada tahun 2017," ujarnya, Kamis (1/3).