Ini Profil Muhammad Qodari, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah yang Baru



KONTAN.CO.ID -  Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan atau reshuffle kabinet dan pelantikan kabinet baru berlangsung pada hari Senin (27/4).

Dalam agenda yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta tersebut, Muhammad Qodari resmi mengemban jabatan baru sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Penunjukan Qodari bertujuan untuk memperkuat lini komunikasi negara, khususnya dalam mendiseminasikan program kerja dan agenda prioritas kepresidenan kepada masyarakat luas.


Baca Juga: Profil Hasan Nasbi yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi

Sebelumnya, sosok yang dikenal sebagai analis politik ini menduduki posisi sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Melansir informasi dari laman resmi Indo Barometer, Qodari merupakan pakar riset yang memiliki latar belakang pendidikan kuat di bidang perilaku politik.

Berikut adalah rincian profil dan rekam jejak karier Muhammad Qodari:

Latar Belakang Pendidikan dan Akademik

M. Qodari memiliki rekam jejak akademik yang linier dengan profesinya sebagai analis dan peneliti. Mengutip data dari profil lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM), berikut adalah riwayat pendidikannya:

  • Sarjana (S1) Psikologi Sosial, Universitas Indonesia.
  • Pascasarjana (S2) Political Behavior, University of Essex, Inggris.
  • Doktor (S3) Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada (lulus tahun 2016).

Perjalanan Karier Profesional dan Riset

Sebelum masuk ke lingkaran pemerintahan, Qodari telah lama berkecimpung di berbagai lembaga riset ternama di Indonesia. Berikut adalah daftar posisi yang pernah ia duduki:

  • Direktur Eksekutif Indo Barometer (sejak 2006).
  • Wakil Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (2005-2006).
  • Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (2003-2005).
  • Peneliti Centre for Strategic and International Studies atau CSIS (2002-2003).
  • Peneliti Institut Studi Arus Informasi atau ISAI (1999-2001).
  • Chief Editor Majalah Kandidat (Campaign and Election Magazine).
  • Kolumnis dan pengamat politik (sejak 1999).
Tonton: Harga Emas Mulai Goyah! Morgan Stanley Pangkas Target, Safe Haven Dipertanyakan

Rekam Jejak di Pemerintahan Prabowo Subianto

Transisi Qodari dari dunia riset ke pemerintahan dimulai sejak awal terbentuknya Kabinet Merah Putih. Melansir situs resmi Sekretariat Kabinet, perjalanan kariernya di lingkungan istana adalah sebagai berikut:

  • Wakil Kepala Staf Kepresidenan: Dilantik pada 21 Oktober 2024.
  • Kepala Staf Kepresidenan: Menjabat sejak 17 September 2025 hingga 27 April 2026.
  • Kepala Badan Komunikasi Pemerintah: Dilantik pada 27 April 2026.
Sebagai pejabat yang kini memimpin Badan Komunikasi Pemerintah, Qodari memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola isu strategis nasional. Jabatan ini dianggap krusial untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah tersampaikan secara transparan dan akurat kepada publik.

Pelantikan Qodari dilakukan bersamaan dengan sejumlah pejabat tinggi lainnya dalam rangkaian reshuffle kabinet April 2026. Dengan pengalamannya memimpin KSP, ia diharapkan mampu mengintegrasikan manajemen isu dan komunikasi politik pemerintah menjadi lebih solid.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News