JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) menyelesaikan sejumlah akuisisi dan proyek besar pada tahun lalu. Direktur Utama PGAS Hendi Prio Santoso mengatakan, sejumlah akuisisi yang sudah dituntaskan PGAS diantaranya akuisisi 74% partisipasi interest di wilayah kerja Pangkah sehingga kepemilikannya menjadi 100%. Akuisisi itu dilakukan oleh anak usaha PGAS, PT Saka Energi Indonesia. Hendi bilang, dengan akuisisi itu, kontribusi pendapatan dari wilayah kerja Pangkah mencapai US$ 269 juta terhadap pendapatan PGAS. Sehingga, kontribusi pendapatan dari usaha di bidang minyak dan gas mencapai US$ 297,79 juta. Saka Energi juga menuntaskan transaksi akuisisi working interest sebesar 36% di area shale gas Fasken di formasi Eagle Ford, Texas, Amerika Serikat, milik Swift Energy Company. Nilainya mencapai US$ 125 juta.
Ini proyek yang digarap PGAS tahun lalu
JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) menyelesaikan sejumlah akuisisi dan proyek besar pada tahun lalu. Direktur Utama PGAS Hendi Prio Santoso mengatakan, sejumlah akuisisi yang sudah dituntaskan PGAS diantaranya akuisisi 74% partisipasi interest di wilayah kerja Pangkah sehingga kepemilikannya menjadi 100%. Akuisisi itu dilakukan oleh anak usaha PGAS, PT Saka Energi Indonesia. Hendi bilang, dengan akuisisi itu, kontribusi pendapatan dari wilayah kerja Pangkah mencapai US$ 269 juta terhadap pendapatan PGAS. Sehingga, kontribusi pendapatan dari usaha di bidang minyak dan gas mencapai US$ 297,79 juta. Saka Energi juga menuntaskan transaksi akuisisi working interest sebesar 36% di area shale gas Fasken di formasi Eagle Ford, Texas, Amerika Serikat, milik Swift Energy Company. Nilainya mencapai US$ 125 juta.