Ini Ragam Inovasi Pupuk Kaltim Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus menggenjot inovasi sebagai pendorong pertumbuhan sekaligus bagian dari transformasi perusahaan untuk memperkuat daya saing dan menjaga keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri yang semakin kompleks.

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman menyampaikan, inovasi tersebut dilakukan melalui peningkatan efisiensi operasional, penguatan digitalisasi proses bisnis, serta pengembangan produk dan diversifikasi usaha berbasis pemanfaatan gas sebagai bahan baku utama. 

Ia menjelaskan, berbagai inisiatif inovasi yang dijalankan perusahaan telah mendorong peningkatan kinerja operasional dan pertumbuhan bisnis. “Hal ini tercermin dari optimalisasi kinerja pabrik, peningkatan keandalan fasilitas produksi, serta penerapan sistem monitoring operasi yang semakin modern dan terintegrasi,” kata Qomaruzzaman dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).


Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Synovation yang berfokus pada peningkatan kinerja operasional pabrik Amoniak Kaltim-5. Inovasi tersebut dilakukan melalui pendekatan breakthrough engineering dengan mengintegrasikan perbaikan peralatan kritis serta optimalisasi sistem kontrol synloop amonia secara signifikan dan berkelanjutan.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

Dari sisi transformasi digital, Pupuk Kaltim juga mengembangkan berbagai sistem digital terintegrasi seperti iPerform, iPortlog, dan iSmart. Sistem tersebut digunakan untuk memantau kinerja operasional secara real time sekaligus meningkatkan efisiensi logistik dan produksi.

Qomaruzzaman menambahkan, transformasi digital dikembangkan secara terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, pengelolaan logistik, serta produktivitas sumber daya manusia. Di sisi lain, Pupuk Kaltim juga menggarap sejumlah proyek strategis guna memperluas portofolio bisnis. Salah satunya pembangunan pabrik soda ash yang ditargetkan beroperasi pada 2028 dengan kapasitas produksi 300.000 ton per tahun, serta produksi ammonium chloride dengan kapasitas yang sama.

Ia menyebutkan, pengembangan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai tambah melalui diversifikasi produk turunan, tetapi juga menjadi bagian dari transisi menuju industri yang lebih ramah lingkungan.

Komitmen keberlanjutan perusahaan juga diwujudkan melalui penerapan prinsip Environment, Social and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis. Pupuk Kaltim menargetkan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 20%–30% pada 2030 serta mencapai net zero emission pada 2050.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Perluas Program Penghijauan, Tanam 1.977 Pohon Sepanjang 2025

Selain itu, perusahaan turut memperkuat tata kelola melalui sistem pengendalian internal, seperti whistleblowing system, manajemen risiko terintegrasi, serta portal GCG guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh proses bisnis.

Atas inovasi yang dilakukan, Pupuk Kaltim meraih penghargaan dari ajang Anugerah BUMN 2026 Kategori Korporasi, subkategori Inovasi Bisnis Perusahaan Terbaik 1, dengan predikat Platinum. 

“Penghargaan ini menjadi penegasan jika inovasi Pupuk Kaltim mampu memberi dampak nyata bagi peningkatan kinerja perusahaan, sekaligus mendukung transformasi BUMN menuju organisasi yang semakin adaptif, kompetitif, dan berkelanjutan,” pungkas Qomaruzzaman.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News