Ini Rekomendasi Saham Pendatang Baru di Indeks LQ45, IDX30 dan IDX80



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi mayor untuk tiga indeks utamanya, yakni indeks LQ45, IDX30 dan IDX80. Hasil evaluasi ini akan berlaku untuk periode Februari–April 2026. 

BEI memasukan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) ke indeks LQ45 menggantikan posisi PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES). Adapun bobot saham BREN pada indeks ini mencapai 6,83%.

Selain masuk ke indeks LQ45, saham BREN juga masuk ke indeks IDX80 bersama dengan dua saham lainnya, yaitu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA). 


Ketiga saham itu menggantikan PT Avia Avian Tbk (AVIA), PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dan PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) dari indeks IDX80. 

Baca Juga: Harga Emas Menguat Mendekati US$ 5.100 di Tengah Ketidakpastian Kebijakan AS

BEI juga memasukan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) ke indeks IDX30 dengan menggusur saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).  

Investment Analyst Edvisor Profina Visindo Indy Naila menilai kehadiran kelima saham berpotensi membuat indeks LQ45, IDX80 dan IDX30 lebih atraktif untuk dijadikan acuan alias benchmark. 

Terutama dengan kehadiran BREN, yang fokus ke sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) alias renewable energy dan prospektif. Namun kata Indy, secara valuasi saham BREN masih relatif tinggi. 

“Namun untuk, HRTA juga cukup menarik karena masih tertolong dengan kenaikan harga emas,” jelasnya kepada Kontan, Selasa (27/1/2026). 

Baca Juga: Simak Prospek Grup Lippo di tengah Kenaikan Harga Saham

Indy juga menilai saham BUMI juga terlihat ada perbaikan dari sisi kinerja fundamental. Apalagi, BUMI berencana untuk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I BUMI Tahap IV Tahun 2026 dengan jumlah pokok Rp 612,75 miliar.

Dari kelima saham yang masuk ke tiga indeks unggulan, Indy menilai HRTA masih menarik dengan target harga di Rp 2.800. EMTK juga menarik dengan target di Rp 1.500 dan BUMI di Rp 386. 

Selanjutnya: Pengangguran Tinggi, Dunia Usaha Dorong Kesiapan Kerja Generasi Produktif

Menarik Dibaca: Hujan Sejak Dini Hari, Simak Prakiraan BMKG Cuaca Besok (28/1) di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News