Ini rencana penggunaan dana IPO Meitu



HONG KONG. Perusahaan aplikasi foto dan produsen smartphone Meitu Inc asal China siap menawarkan saham perdananya (IPO). Meitu akan menawarkan saham dengan target dana segar mencapai US$ 735 juta.

Dana segar ini akan digunakan untuk memperluas bisnis Meitu. Sumber Reuters yang mengetahui hal tersebut menjelaskan bahwa perusahaan akan menawarkan harga saham antara HK$ 8,5 hingga HK$ 9,6 per saham.

IPO akan dijadwalkan pada 8 Desember mendatang. Lewat IPO, nilai saham Meitu diperkirakan mencapai US$ 4,5 miliar. IPO Meitu disebut-sebut menjadi IPO perusahaan teknologi terbesar di bursa Hong Kong.


Rencananya, saham yang akan ditawarkan ke investor sebanyak seperempat hingga sepertiga dari total saham. China Merchants Securities, Credit Suisse dan Morgan Stanley menjadi underwriter dari IPO Meitu.

Bloomberg melaporkan, Meitu berencana menggelar road show ke Hong Kong, London, New York dan Boston. Rencananya pekan depan perusahaan akan bertemu dengan sejumlah investor pilihan pada pekan depan.

Dalam prospektus Meitu pada Agustus 2016 lalu, Meitu berencana menggunakan sebagian dana IPO untuk memperluas bisnis. Di bisnis smartphone, Meitu akan memproduksi perangkat baru, akuisisi serta untuk pemasaran dan penelitian.

Perusahaan tersebut juga berencana menggunakan sekitar 35% dana IPO untuk memperluas bisnis hardware. Lalu, sebesar 25% akan diarahkan pada investasi strategis dan akuisisi.

Meski dikenal sebagai aplikasi ponsel, pendapatan Meitu sebanyak 95% justru berasal dari penjualan smartphone. Saat ini perusahaan tengah bersaing dengan pemain lebih besar yakni Huawei Technologies Co Ltd, Xiamo Inc dan Apple Inc.

Direktur Non Eksekutif Meitu, Kai Fu Lee menilai saat ini bisnis Meitu tengah mengalami kemajuan pesat. Hal ini berkaca dari apa yang dapat dilakukan Meitu dari foto ke video.

"Perusahaan harus mendapatkan uang dari pengalaman yang didapat penggunanya," kata Fu Lee seperti dikutip Bloomberg, kemarin. Pendapatan Meitu pada semester  I 2016 naik tiga kali lipat menjadi CNY 585 juta atau setara US$ 88 juta. Meitu memiliki 450 juta pengguna aktif.

Editor: Adi Wikanto