KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun 2025 naik 22,13% secara year to date. Di tahun 2025, BEI menyebut IHSG beberapa kali mencatat all time high. Kenaikan tersebut ditopang dari investor domestik sebanyak 64% dan asing sebesar 36% di sepanjang tahun lalu. Di mana asing sepanjang tahun 2025 tercatat melakukan aksi jual bersih alias net sell sebesar Rp 17,34 triliun. Kenaikan IHSG kembali berlanjut di tahun 2026 dengan menguat. Jumat (2/1/2026), IHSG menguat 1,17% di level 8.748,13.
- Bank Central Asia (BBCA) Rp 28,2 triliun
- Bank Mandiri (BMRI) Rp 13,3 triliun
- Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 9,3 triliun
- Alamtri Resources (ADRO) Rp 4,9 triliun
- XL Smart Telecom (EXCL) Rp 4,8 triliun
- Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp 4,3 triliun
- Bumi Resources (BUMI) Rp 4,3 triliun
- Kalbe Farma (KLBF) Rp 2,6 triliun
- Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) Rp 2,5 triliun
- Elang Mahkota Teknologi (EMTK) Rp 2,2 triliun.