Ini Satu Resep Bahagia dari Elon Musk



KONTAN.CO.ID - Nama Elon Musk sangat menginspirasi. Dia bisa jadi orang yang jenius atau sosok maniak yang salah arah. Tapi ada satu hal yang dapat disetujui semua orang dengan mudah. Yakni, dia gila kerja. Mungkin dalam batas yang berbahaya.

Melansir Inc.com, bahkan Musk sendiri setuju dengan julukan tersebut. 

Dalam sebuah wawancara tahun 2018 lalu, Musk berbicara tentang ketakutan terbesarnya yakni ancaman eksistensial kecerdasan buatan, dan mengapa 2018 menjadi tahun tersulitnya.


Pada waktu itu, terlepas dari sikapnya yang optimis terhadap Tesla, dia mengakui bahwa perusahaan tersebut mulai bangkit seiring dengan  peningkatan produksi Model 3.

Dan selama waktu itu, katanya, dia bekerja keras selama tujuh hari seminggu, hingga tidur di pabrik. 

"Jika saya tidak melakukannya, [ada] kemungkinan besar Tesla akan mati," ujarnya. 

Tapi dia tidak merekomendasikan pengalaman itu.

Baca Juga: Saham Tesla Tumbang di Tahun Baru, Memperbesar Penurunan Nilai Pasar 65% Tahun Lalu

"Tidak seorang pun boleh menghabiskan waktu berjam-jam ini untuk pekerjaan," kata Musk, mungkin di bagian paling pedih dari wawancara singkat dengannya. 

Dia menambahkan, "Ini tidak baik. Orang seharusnya tidak bekerja sekeras ini... Itu menyakiti otak dan hati saya.... Ada saat-saat ketika saya benar-benar bekerja 120 jam. Ini tidak direkomendasikan untuk siapa pun. Jangan lakukan jika Anda ingin bahagia."

Kemudian, dia menuliskan tweet selang 24 jam kemudian.

"Ada tempat yang jauh lebih mudah untuk bekerja, tetapi tidak ada yang mengubah dunia selama 40 jam seminggu."

Lantas, apa yang bisa membuat Elon Musk bahagia?

Mengutip CNBC, dalam sebuah wawancara untuk cerita sampul terbaru Rolling Stone, Musk mengakui:

"Jika saya tidak jatuh cinta, jika saya tidak bersama pasangan dalam jangka panjang, saya tidak bisa bahagia."

Musk bahkan bercerita bagaimana dia pernah terpuruk karena putus cinta. Pada saat itu, Musk secara terbuka mengakui telah berkencan dengan aktris Australia Amber Heard selama sekitar satu tahun. Namun, keduanya akhirnya memutuskan berpisah secara baik-baik. 

Baca Juga: Saham Tesla Anjlok 65% Sepanjang 2022

"Saya benar-benar jatuh cinta, dan itu sangat menyakitkan," kata Musk.

Dia memberikan alasan bahwa hubungan jarak jauh ketika kedua pasangan memiliki kewajiban kerja yang intens selalu sulit. 

Ini wajar, mengingat Musk membagi waktunya di antara empat perusahaan. Dia dilaporkan bekerja antara 80 hingga 90 jam seminggu, tidur sekitar enam jam setiap malam dan bahkan bekerja sambil bersantai, Musk tampaknya tidak punya banyak waktu untuk dirinya sendiri.

Musk juga bercerita, sejak dia masih kecil, dia tidak pernah suka sendirian. Dan dia mengakui sesuatu: Studi terpanjang di dunia tentang kehidupan dan kebahagiaan orang dewasa telah menemukan bahwa hubungan yang baik membuat kita lebih bahagia dan lebih sehat lebih lama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie