Ini sejumlah alasan Dogecoin jadi aset kripto paling ramai diperdagangkan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Volume transaksi Dogecoin di Indodax mencapai Rp 1,2 triliun. Bahkan beberapa hari terakhir, volume transaksi Dogecoin terbesar di antara aset kripto yang lain. 

Oscar Darmawan CEO Indodax menjelaskan, kenaikan volume transaksi tersebut lantaran harga Dogecoin masih sangat murah. Sabtu (17/4) hingga pukul 15.05 WIB harga Dogecoin di Indodax Rp 4.711 per Doge, naik 27,11% dari hari sebelumnya. 

Baca Juga: Harga Dogecoin menuju Rp 45.000, ini sentimen yang bisa mengungkit


"Rendahnya harga Dogecoin ini memancing investor untuk memilikinya karena percaya DOGE bisa menyusul kripto lain hingga naik berkali-kali lipat," papar Oscar. Harga Dogecoin memang jauh dibandingkan Bitcoin, Ethereum, dan masih di bawah Ripple dan Stellar. 

Harga Bitcoin Rp 925,99 juta, naik 0,65% dari hari sebelumnya dengan volume transaksi di Indodax Rp 133,7 miliar. Sementara itu, harga Ethereum sudah di Rp 36,87 juta per ETH, naik 1,29% dari hari sebelumnya dengan volume transaksi Rp 33,4 miliar. 

Kalau Ripple telah di harga Rp 25.499 per XRP, naik 0,93% dengan volume transaksi Rp 175,3 miliar. Sedangkan harga Stellar di Rp 9.500, naik 2,71% dengan volume transaksi 12,5 miliar.    Selain faktor harga Dogecoin yang lebih rendah. Daya tarik Dogecoin adalah karena aset ini menjadi favorit Elon Musk. "Makanya DOGE menjadi primadona. Belum lagi soal logonya meme anjing DOGE," kata Oscar. 

Baca Juga: Raih kontrak Rp 42 triliun dari NASA, Elon Musk bangun pesawat ruang angkasa ke bulan

Tetapi, kenaikan volume tersebut juga terjadi karena nilai aset DOGE yang naik. "Jika harga DOGE naik 200%, tentu saja volume transaksi yang tercatat juga naik 200%. Memang ada penambahan dana lain atau memang orang-orang sedang memggandrungi DOGE," jelas Oscar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Avanty Nurdiana