KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fintech peer to peer (P2P) lending PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menerapkan sejumlah strategi guna menjaga angka tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 tetap terkendali. Strategic Communication and Brand Lead AdaKami Jonathan Kriss mengatakan, salah satu strateginya adalah melakukan penguatan dari sisi pemetaan risiko. Dia bilang hal itu terlihat dari jumlah komplain mengenai pinjaman yang ditolak meningkat. "Kalau dari sisi pemetaan risiko, tentu kami sudah punya sense of guidance. Kami mengukur kemampuan bayar setiap orang. Komplain terbesar di AdaKami justru adalah pinjaman ditolak itu nomor satu sekarang, sudah sejak satu setengah tahun yang lalu. Jadi, memang tidak semua pinjaman itu di-approve," ungkapnya dalam media gathering, Kamis (13/8/2026).
Ini Strategi AdaKami Jaga Angka TWP90 Tetap Terkendali
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fintech peer to peer (P2P) lending PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menerapkan sejumlah strategi guna menjaga angka tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 tetap terkendali. Strategic Communication and Brand Lead AdaKami Jonathan Kriss mengatakan, salah satu strateginya adalah melakukan penguatan dari sisi pemetaan risiko. Dia bilang hal itu terlihat dari jumlah komplain mengenai pinjaman yang ditolak meningkat. "Kalau dari sisi pemetaan risiko, tentu kami sudah punya sense of guidance. Kami mengukur kemampuan bayar setiap orang. Komplain terbesar di AdaKami justru adalah pinjaman ditolak itu nomor satu sekarang, sudah sejak satu setengah tahun yang lalu. Jadi, memang tidak semua pinjaman itu di-approve," ungkapnya dalam media gathering, Kamis (13/8/2026).