Ini Strategi Gadai ValueMax Capai Pertumbuhan Pembiayaan 227% pada 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gadai ValueMax Indonesia menargetkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 227% pada tahun ini. Untuk mencapai angka tersebut, Direktur Utama Gadai ValueMax Indonesia, Brian Wiraatmadja mengatakan pihaknya masih akan berfokus menggarap pasar di Jakarta.

Selain itu, Gadai ValueMax menyatakan akan berfokus juga pada pelayanan produk berupa taksiran dan uang pinjaman yang diminati oleh masyarakat. 

"ValueMax juga akan memperluas jangkauan literasi dan sosialisasi baik langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat di Jakarta," ungkapnya kepada Kontan, Minggu (8/3/2026).


Menurut Brian, pangsa pasar pergadaian masih terbilang cukup besar pada tahun ini, meski makin bertambahnya perusahaan gadai yang legal di Indonesia.

Baca Juga: Gadai ValueMax Siapkan Sejumlah Strategi untuk Hadapi Persaingan Gadai di Indonesia

"Kue industri pergadaian masih cukup besar sehingga peluang untuk mendapatkan bagian kue tersebut optimis dapat dicapai. Ditambah, kue yang ditarget oleh perusahaan masih relatif kecil dari bagian kue industri," tuturnya.

Meskipun demikian, Brian menyebut tantangan yang menghadang juga masih ada. Untuk menyikapinya, dia menerangkan pihaknya tidak perlu beradu kuat dalam penerapan strategi bersaing dan cukup fokus saja dalam pelayanan. 

Berdasarkan data pada 2025, pembiayaan Gadai ValueMax tumbuh sampai 250%, dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan signifikan itu dipicu kondisi perekonomian nasional yang meningkat, seiring turunnya suku bunga acuan dan naiknya harga emas dunia. 

Baca Juga: Dorong Kinerja, Gadai ValueMax Berencana Tambah Cabang Tahun Ini

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan industri pergadaian masih tumbuh signifikan. Penyaluran pembiayaan mencapai Rp 143,14 triliun per Januari 2026. Nilai itu mengalami pertumbuhan sebesar 60,05%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Secara rinci, OJK mencatat, pembiayaan terbesar industri pergadaian disalurkan dalam bentuk produk gadai sebesar Rp 115,98 triliun. Nilainya mencakup 81,03% dari total pembiayaan yang disalurkan industri. 

Baca Juga: Jelang Idulfitri, Perputaran Bisnis Gadai ValueMax Kian Kencang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News