KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi pasar modal yang masih relatif sepi dari aksi penawaran umum perdana saham (IPO) maupun penerbitan obligasi membuat bisnis penjaminan emisi menghadapi tantangan. Managing Director of Research Division PT Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su mengatakan penundaan penerbitan bisa berdampak terhadap pendapatan bisnis. Pasalnya, fee dari transaksi yang belum terealisasi berpotensi ikut bergeser, sementara biaya persiapan transaksi tetap berjalan. "Tentu ada dampaknya, karena pendapatan bisnis ini sangat bergantung pada transaksi yang selesai," ujarnya kepada Kontan, Selasa (9/8/2026).
Ini Strategi Samuel Sekuritas Jaga Kinerja saat IPO dan Penerbitan Obligasi Lesu
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi pasar modal yang masih relatif sepi dari aksi penawaran umum perdana saham (IPO) maupun penerbitan obligasi membuat bisnis penjaminan emisi menghadapi tantangan. Managing Director of Research Division PT Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su mengatakan penundaan penerbitan bisa berdampak terhadap pendapatan bisnis. Pasalnya, fee dari transaksi yang belum terealisasi berpotensi ikut bergeser, sementara biaya persiapan transaksi tetap berjalan. "Tentu ada dampaknya, karena pendapatan bisnis ini sangat bergantung pada transaksi yang selesai," ujarnya kepada Kontan, Selasa (9/8/2026).