Ini Strategi Tigaraksa Satria (TGKA) untuk Capai Target Pertumbuhan di 2024



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) bersiap memaksimalkan laju bisnisnya untuk mencapai pertumbuhan di tahun 2024. Manajemen TGKA mengaku ada beberapa katalis positif yang mampu mendukung pertumbuhan pendapatan di tahun ini. 

Corporate Secretary Tigaraksa Satria Syahrizal Sabir mengatakan, salah satu yang jadi katalis positif adalah daya tahan perekonomian Indonesia yang tetap menunjukkan tren positif, di tengah disrupsi perekonomian global yang terkena lonjakan inflasi dan suku bunga serta tingginya tensi geopolitik. 

“Pada tahun 2024 pemerintah Indonesia membuat target pertumbuhan ekonomi di kisaran 5%. Hal ini tentu saja merupakan sinyal positif bagi TGKA untuk juga mentargetkan pertumbuhan pendapatan di tahun 2024,” ungkap Syahrizal, kepada Kontan.co.id, Kamis (7/3). 


Baca Juga: Perkuat Kinerja, TGKA Bakal Tambah Prinsipal Baru

Di tengah sikap optimistis menyongsong tahun 2024 tersebut, TGKA juga tetap menjaga kehati-hatian dalam menjalankan aktivitas usahanya. 

Syahrizal menyebut, TGKA selalu berupaya mengantisipasi serta menyesuaikan rencana dan strategi bisnisnya dengan berbagai kemungkinan perubahan kondisi perekonomian nasional ataupun global.

Tantangan  yang dihadapi TGKA tahun 2024 secara umum hampir sama dengan yang dihadapi pelaku usaha lainnya, terkait dengan kecenderungan terjadinya resesi ekonomi dunia. 

“Hal ini jika berkepanjangan bisa saja mengganggu target pertumbuhan ekonomi Indonesia,” imbuhnya. 

Untuk menjaga pertumbuhan bisnis di tahun ini, TGKA berupaya mencapai pertumbuhan organik dari prinsipal-prinsipal lama. 

Strategi ini dijalankan dengan cara memperbaiki proses distribusi, sehingga ketersediaan produk di outlet lebih terjaga, menambah outlet coverage, dan yang tak kalah penting adalah dukungan aktivitas promosi dari prinsipal.

Baca Juga: Tigaraksa Satria (TGKA) Siapkan Capex Rp 41 Miliar pada Tahun Ini

Selain itu, TGKA juga tetap menambah prinsipal-prinsipal baru yang produknya berkualitas dengan harga yang kompetitif, dan dibutuhkan masyarakat.

Syahrizal menambahkan, TGKA saat ini juga fokus pada penambahan area coverage & penambahan SKU/jenis produk dari cold chain product yang masih banyak peluang untuk dikembangkan. 

“Beberapa aktivitas yang kami lakukan di lini bisnis ini antara lain meningkatkan awareness masyarakat terhadap pruduk-produk cold chain, serta meningkatkan penjualan melalui channel-channel distrbusi yang baru,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi