KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri perfilman pada 2020 banyak perubahan. Akibat pandemi virus Corona (COVID-19) penonton bioskop terus anjlok dan kini penayangan film lebih banyak melalui streaming atau platform on demand. Pengusaha bioskop pun dibayang-bayangi kebangkrutan sebab sebagian besar bioskop telah tutup selama 9 bulan terakhir akibat terdampak pandemi covid-19 terlebih dengan adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dalam mempertahankan bisnis di tengah pandemi, para pengusaha bioskop pun mulai kreatif, seperti yang dilakukan Bisnis bioskop milik Agung Sedayu, Flix Cinema yang telah menyiapkan berbagai strategi dalam menjalankan bisnis di tengah pandemi yang masih berlanjut pada 2021 ini.
Ini strategi yang diterapkan Flix Cinema dalam menjalankan bisnis di tengah pandemi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri perfilman pada 2020 banyak perubahan. Akibat pandemi virus Corona (COVID-19) penonton bioskop terus anjlok dan kini penayangan film lebih banyak melalui streaming atau platform on demand. Pengusaha bioskop pun dibayang-bayangi kebangkrutan sebab sebagian besar bioskop telah tutup selama 9 bulan terakhir akibat terdampak pandemi covid-19 terlebih dengan adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dalam mempertahankan bisnis di tengah pandemi, para pengusaha bioskop pun mulai kreatif, seperti yang dilakukan Bisnis bioskop milik Agung Sedayu, Flix Cinema yang telah menyiapkan berbagai strategi dalam menjalankan bisnis di tengah pandemi yang masih berlanjut pada 2021 ini.