KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) membeberkan sejumlah tantangan yang bisa menghambat penerimaan iuran di industri DPLK. Ketua Umum Asosiasi DPLK Tondy Suradiredja mengatakan salah satu tantangan utamanya, yakni rendahnya literasi dana pensiun di masyarakat. "Program pensiun kerap dipandang sebagai beban pengeluaran daripada investasi jangka panjang," katanya kepada Kontan, Jumat (5/6). Dari sisi korporasi, Tondy menyebut tekanan efisiensi akibat perlambatan ekonomi berpotensi berujung pada kondisi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan terhentinya aliran iuran pekerja formal. Selain itu, dia bilang ketidakpastian ekonomi makro yang menekan daya beli secara keseluruhan juga turut memperlambat pertumbuhan kepesertaan dan iuran baru di industri.
Ini Tantangan yang Bisa Menghambat Penerimaan Iuran Dana Pensiun Lembaga Keuangan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) membeberkan sejumlah tantangan yang bisa menghambat penerimaan iuran di industri DPLK. Ketua Umum Asosiasi DPLK Tondy Suradiredja mengatakan salah satu tantangan utamanya, yakni rendahnya literasi dana pensiun di masyarakat. "Program pensiun kerap dipandang sebagai beban pengeluaran daripada investasi jangka panjang," katanya kepada Kontan, Jumat (5/6). Dari sisi korporasi, Tondy menyebut tekanan efisiensi akibat perlambatan ekonomi berpotensi berujung pada kondisi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan terhentinya aliran iuran pekerja formal. Selain itu, dia bilang ketidakpastian ekonomi makro yang menekan daya beli secara keseluruhan juga turut memperlambat pertumbuhan kepesertaan dan iuran baru di industri.