KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) membeberkan sejumlah tantangan yang bisa memengaruhi kinerja Return on Investment (RoI) industri dana pensiun (dapen) hingga akhir 2026. Humas ADPI Syarifudin Yunus menerangkan tantangannya, seperti volatilitas pasar global dan geopolitik, suku bunga, pelemahan rupiah, serta fluktuasi harga saham dan Surat Berharga Negara (SBN). "Tantangan lainnya adalah keterbatasan ruang investasi berimbal hasil menarik. Sebab, dana pensiun harus menjaga likuiditas dan memenuhi kewajiban pembayaran manfaat kepada peserta," ujarnya kepada Kontan, Kamis (1/10/2026).
Ini Tantangan yang Memengaruhi Kinerja RoI Dana Pensiun hingga Akhir 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) membeberkan sejumlah tantangan yang bisa memengaruhi kinerja Return on Investment (RoI) industri dana pensiun (dapen) hingga akhir 2026. Humas ADPI Syarifudin Yunus menerangkan tantangannya, seperti volatilitas pasar global dan geopolitik, suku bunga, pelemahan rupiah, serta fluktuasi harga saham dan Surat Berharga Negara (SBN). "Tantangan lainnya adalah keterbatasan ruang investasi berimbal hasil menarik. Sebab, dana pensiun harus menjaga likuiditas dan memenuhi kewajiban pembayaran manfaat kepada peserta," ujarnya kepada Kontan, Kamis (1/10/2026).