Ini tips ringan merawat skuter kesayangan Anda di rumah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selama bekerja dan berada di rumah  saat pandemi korona, pasti kendaraan bermotor yang kita punyai lebih banyak menganggurnya ketimbang dikendarai. Malah terkadang, kendaraan bermotor justru lebih banyak nongkrong di garasi rumah, termasuk juga skuter kesayangan Anda.

Jangan salah, terlalu lama mendiamkan skuter, seperti merek Vespa justru bukan malah membuat si skuter menjadi aman tanpa kendala. Justru sebaliknya, kendaraan bermotor yang lama tidak digunakan termasuk skuter justru bisa membuat kondisi si kendaraan menjadi tidak lebih baik dan bis menurunkan performanya.

Nah, mumpung masih berada di rumah, ada baiknya Anda mulai merawat dan menjaga performa dari skuter Vespa kesayangan Anda. Berikut ini tips yang diberikan oleh PT Piagio Indonesia pemasok skuter Vespa di Indonesia yang diterima Kontan.co.id, Sabtu (25/4).


1. Perhatikan kebersihan skuter

Saat Anda lebih punya banyak waktu di rumah, pastikan skuter Anda lebih terawat dengan mengelap atau mencuci sendiri. Selain membuat skuter lebih bersih, Anda akan lebih teliti dalam menemukan kemungkinan kerusakan seperti lecet atau goresan pada bodi ataupun bagian mesin yang rembes oleh oli, cairan rem, atau cairan radiator.

Selain itu, seperti diinformasikan WHO, virus Covid-19 memiliki daya tahan hidup dengan jangka waktu tertentu bergantung pada material permukaannya. Untuk itu penting bagi kita untuk berjaga-jaga dengan memperhatikan kebersihan Vespa setiap saat.

2. Gunakan peralatan yang tepat saat mencuci skuter

Anda bisa mencuci skuter menggunakan wash mitt atau kain berserat mikro (microfiber) agar tidak menyebabkan goresan pada bodi skuter Anda. Bilas skuter Anda dengan air mengalir secara perlahan dan dimulai dari bagian atas lalu ke bagian bawah dengan seksama. Selanjutnya bersihkan bagian permukaan mesin, knalpot dan roda. Hati-hati untuk bagian kelistrikan saat mencuci skuter.

Setelah dicuci, skuter perlu dikeringkan dengan baik untuk mencegah karat dan korosi. Untuk pengeringan dapat menggunakan kain microfiber untuk mengurangi resiko lecet atau gores pada bodi Vespa.

3. Perawatan ban

Ban merupakan bagian yang penting untuk selalu dirawat bahkan walau sedang tidak rutin digunakan. Hal ini guna memastikan keawetan ban dan tetap dapat memberikan performa serta kestabilan yang baik ketika skuter digunakan.

Gunakan alat ukur tekanan ban untuk memeriksa tekanan angin pada ban dan cek dengan teliti kondisi fisiknya. Selalu gunakan standar tengah saat motor terparkir di rumah agar menghindari tekanan berlebihan pada ban dalam jangka waktu lama. 

Jangan lupa berikan alas pada bagian bawah roda depan agar ban tidak langsung bersentuhan dengan lantai. Hal ini dapat membuat tekanan angin dalam ban tidak mudah berkurang. Penting juga untuk menghindari ban Anda dari sinar matahari langsung, karena dapat membuat kandungan angin di dalamnya memuai dan karet ban pun akan terpengaruh.

4. Rutin memanaskan skuter

Rutin memanaskan skuter bertujuan agar mesin selalu terlumasi dengan baik sehingga perfoma dari mesin tetap maksimal kapanpun dibutuhkan. Cara memanaskan Vespa yang baik adalah dengan memanaskannya kurang lebih 5 menit untuk membuat oli bersirkulasi agar bagian dalam mesin terhindar dari karat.

5. Cabut aki jika skuter tidak dipakai dalam waktu yang lama

Mencabut aki jika Anda berencana untuk tidak memakai skuter dalam waktu lama adalah solusi untuk penghematan aki. Karena jika tidak dicabut, aliran listrik dari aki akan terus mengalir sehingga bisa habis. 

Pencabutan aki dari skuter Anda hanya dilakukan apabila skuter tidak akan digunakan dalam waktu satu bulan atau lebih. Pencabutan ini cukup melepas kabel dari kutub negatif aki, seperti di skuter Vespa dan apabila aki harus dilepas dari kendaraan pastikan agar aki skuter disimpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh sinar matahari dan benda yang mudah terbakar.

Nah, setelah merawat skuter kesayangan, tidak ada salahnya mengunggah konten positif seperti skuter kesayangan di media sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Markus Sumartomjon