Ini usaha pemerintah untuk kejar target PNBP 2019



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia Crude Price (ICP) dan harga acuan batubara kembali merosot. Ini membawa kekhawatiran, karena berdampak pada penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Beberapa hal yang memengaruhi penurunan harga tersebut antara lain perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang juga menyebabkan berkurangnya permintaan batubara dari China.

Pemerintah pun berharap tren penurunan ini tidak berlanjut. Oleh karenanya, pemerintah berusaha untuk memperbaiki kinerja dalam negeri di triwulan terakhir 2019 ini guna menyeimbangi situasi di luar.


Baca Juga: Penurunan harga batubara berpotensi menekan PNBP

"Kami sudah menekuni dan mempersiapkan beberapa langkah untuk mencapai target PNBP di 2019, khususnya di sektor minyak dan gas (migas) dan batubara," ujar Direktur PNBP Wawan Sunarjo kepada Kontan.co.id pada Rabu (11/9).

Menurut Wawan, optimalisasi penerimaan mineral dan batubara (minerba) bisa dilakukan melalui penguatan fungsi pengawasan yang dilakukan bersama dengan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), Direktorat Jenderal Pajak (DJP), dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Hal ini juga didorong dengan melakukan verifikasi, penagihan, dan pemeriksaan di sektor minerba. Selanjutnya, pemerintah juga akan mengupayakan perbaikan administrasi dan tata kelola migas, serta melakukan pengendalian cost recovery.

Baca Juga: Harga minyak merangkak naik setelah anjlok lebih dari 2,5% sehari

Tidak hanya itu, usaha akan dilakukan dengan melaksanakan operasi hulu migas secara efektif dan efisien. Pemerintah juga akan melakukan pengawasan proyek onstream tahun 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .