Inilah gejala dan cara mengatasi radang tenggorokan pada anak



KONTAN.CO.ID - Sama seperti orang dewasa, radang tenggorokan pada anak adalah salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi. Namun, tahukah Anda bahwa radang tenggorokan bisa disebabkan karena hal yang berbeda?

Pada umumnya, radang tenggorokan disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Kedua jenis infeksi itu perlu ditangani dengan cara yang berbeda supaya kondisi kesehatan anak tak memburuk.

Meski demikian, masih banyak orangtua yang kesulitan untuk membedakannya.


Radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri biasanya ditandai dengan munculnya bercak putih atau merah di tenggorokan. Namun, pastikan untuk tetap memeriksakan anak ke dokter jika ada gejala lain yang lebih parah.

Baca Juga: Bahan alami ini efektif jadi obat radang tenggorokan

Infeksi virus

Mengutip dari Pediatricassociatesnc.com, infeksi virus adalah penyebab radang tenggorokan pada anak yang umum terjadi. Biasanya, kondisi tersebut juga bisa muncul sebagai tanda flu.

Infeksi virus dapat menyebabkan anak demam, kelenjar di leher bengkak, kesulitan untuk menelan, sakit kepala, hidung tersumbat, batuk, dan bersin. Jenis infeksi tersebut tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik.

Supaya kondisi kesehatan anak lekas membaik, usahakan untuk memperbanyak waktu istirahat dan minum lebih banyak cairan. Umumnya, infeksi virus akan berkurang setelah tiga hingga lima hari.

Jika Anak mengalami demam, Anda bisa mengunakan ibuprofen atau obat lain yang diresepkan dokter.

Baca Juga: Cara mudah mengatasi amandel, bisa dilakukan rumah

Infeksi bakteri

Selain virus, radang tenggorokan pada anak juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri. Selain muncul bercak putih atau merah, infeksi bakteri juga menyebabkan amandel anak meradang. Hal itu dapat membuat anak kesulitan untuk menelan, sakit perut, hingga muntah.

Meski memiliki gejala yang mirip dengan infeksi virus, radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri memerlukan cara perawatan yang berbeda, yaitu menggunakan antibiotik. Gunakan antibiotik sesuai dengan yang diresepkan dokter agar tubuh kembali sehat dengan cepat.

Melansir Pediatricassociatesnc.com, sebaiknya Anda segera memeriksakan anak ke dokter jika mereka mengalami gejala yang lebih parah. Misalnya, demam lebih dari 38,9 derajat Celcius, amandel bernanah, sakit telinga, dan sakit kepala parah.

Selain itu, perhatikan pula warna urin yang dikeluarkan. Jika urin berwarna gelap tiga hingga empat minggu setelah mengalami radang tenggorokan, segera periksakan anak ke dokter untuk mendapat perawatan yang tepat.

Selanjutnya: Sakit tenggorokan, apakah termasuk dalam gejala Covid-19?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News