KONTAN.CO.ID - Jakarta. Harga minyak mentah dunia melanjutkan tren penguatan menjelang akhir Februari 2026. Kenaikan ini dinilai menjadi sentimen positif bagi sejumlah saham sektor minyak dan gas (migas) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mengutip Trading Economics, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) sempat menyentuh level US$ 66,48 per barel pada 20 Februari 2026, menjadi level tertinggi sepanjang tahun ini. Namun pada Kamis (26/2/2026) pukul 18.50 WIB, harga WTI berada di level US$ 64,35 per barel atau turun 1,63% secara harian. Meski demikian, dalam sebulan terakhir harga WTI masih menguat 3,18%.
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 3,51% dalam sebulan ke Rp 1.620 per saham. Kenaikan signifikan baru terlihat sejak pertengahan Februari 2026.
- PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) terkoreksi 24,64% dalam sebulan.
- PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) melemah 8,36% dalam periode yang sama.
- Meningkatkan margin profitabilitas
- Mendorong optimalisasi produksi
- Membuka peluang capex lebih agresif
- Mengaktifkan kembali sumur tua yang sebelumnya kurang ekonomis
- Meningkatkan eksplorasi pada blok potensial
- Menambah cadangan migas
- Mengeksekusi akuisisi blok baru saat valuasi masih menarik
Meski prospek terlihat menarik, investor tetap perlu mewaspadai:
- Volatilitas harga minyak akibat perlambatan ekonomi global
- Tekanan dari agenda transisi energi
- Peningkatan standar environmental, social, and governance (ESG)
- Tantangan akses pendanaan eksternal
- RATU: Akumulasi beli, target Rp 9.575 per saham
- ENRG: Add, target Rp 1.820 per saham
- MEDC: Pantau, target Rp 1.820 per saham
- ENRG: Speculative buy, target Rp 1.800 per saham
KPK Buka Peluang Pantau 1.179 SPPG Polri
© 2026 Konten oleh Kontan