KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa (3/10) ditutup di level 5.939,45. Dihitung sejak awal tahun, IHSG sudah naik sebesar 12,13%. Meski kenaikan IHSG melebihi 10%, nyatanya masih ada indeks sektoral yang mencatatkan return negatif. Dua sektor saham yang performanya berada di bawah rata-rata performa pasar (underperform) adalah perkebunan dengan penurunan 5,14% year to date, dan sektor konstruksi-properti dengan penurunan 3,42% year to date. Kepala Riset Paramitra Alfa Sekuritas Kevin Juido menilai, return minus yang dicatat oleh emiten sektor perkebunan dipengaruhi oleh harga komoditas. Hal ini juga dibenarkan oleh analis NH Korindo Sekuritas Raphon Prima. "Volatilitas harga CPO dunia menyimpan risiko," kata Raphon, Selasa (3/10).
Inilah saham pilihan di sektor yang underperform
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa (3/10) ditutup di level 5.939,45. Dihitung sejak awal tahun, IHSG sudah naik sebesar 12,13%. Meski kenaikan IHSG melebihi 10%, nyatanya masih ada indeks sektoral yang mencatatkan return negatif. Dua sektor saham yang performanya berada di bawah rata-rata performa pasar (underperform) adalah perkebunan dengan penurunan 5,14% year to date, dan sektor konstruksi-properti dengan penurunan 3,42% year to date. Kepala Riset Paramitra Alfa Sekuritas Kevin Juido menilai, return minus yang dicatat oleh emiten sektor perkebunan dipengaruhi oleh harga komoditas. Hal ini juga dibenarkan oleh analis NH Korindo Sekuritas Raphon Prima. "Volatilitas harga CPO dunia menyimpan risiko," kata Raphon, Selasa (3/10).