Inilah tiga nama calon kuat Dirut Pertamina



JAKARTA. Tiga nama disebut-sebut menjadi kandidat kuat posisi Direktur Utama PT Pertamina. Mereka adalah Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Sofyan Basir, Direktur Utama Semen Indonesia Dwi Soetjipto, dan Dirut General Electrik (GE) Indonesia Handry Satriago. 

Jika memang benar maka tiga nama itu akan bersaing menjadi Dirut Pertamina baru, yang rencananya akan diumumkan oleh Menteri BUMN Rini Soemarmo pada Jumat (28/11) sore ini. "Itupun setelah Presiden Joko Widodo meneken Keppres Dirut PT Pertamina," kata sumber KONTAN, Jumat (28/11) pagi. 

Hingga semalam Rapat Dewan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan yang diketuai oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla masih melakukan tarik ulur. Nantinya dari tiga nama tersebut akan ada dua nama yang diusulkan ke Presiden Jokowi sebagai calon Dirut Pertamina. 


Sumber yang tak mau disebutkan namanya itu juga bilang, dua nama yang dianggap memiliki nilai tertinggi untuk bersaing menjadi Dirut Pertamina, adalah Direktur Utama Semen Indonesia Dwi Soetjipto dan Dirut General Electrik (GE) Indonesia Handry Satriago. Namun ada juga kabar yang mengatakan bahwa kandidat terkuat untuk menjadi Dirut Pertamina adalah Sofyan Basir.

Rapat semalam juga menyeleksi susunan board of direktor (BOD) PT Pertamina. Diusulkan komposisi BOD Pertamina yakni tiga orang dari anak perusahaan dan tiga orang dari profesional. 

Mengerucutnya tiga nama itu sebenarnya sudah dikatakan oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno. "(Sisa) tiga nama. Sekarang sudah masuk dalam proses penentuan di TPA (tim penilai akhir)," katanya, Kamis (27/11) malam.

Rini menjelaskan, sebelum ke TPA, proses penilaian sudah dilakukan melalui beberapa konsultan, seperti PT Daya Dimensi Indonesia (DDI), dan termasuk PPM Manajemen. Sesuai PP Nomor 45 Tahun 2005 mengenai mekanisme seleksi dirut BUMN, ada 10 tahapan uji kepatutan dan kelayakan. Adapun struktur TPA adalah Presiden, Wakil Presiden (Wapres), Sekretaris Kabinet (Seskab) dengan anggota Menteri Keuangan, Menteri BUMN, dan menteri teknis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Uji Agung Santosa