Jakarta, Rumah sakit merupakan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKTL), dalam pelaksanaannya, rumah sakit diupayakan mengoptimalkan pelayanan kesehatan yang bermutu, responsif dan tidak diskriminatif kepada masyarakat. Hal tersebut mendorong menejemen rumah sakit untuk berinovasi terkait penyelenggaraan pelayanan fasilitas kesehatan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Andi Rahmadi, Asisten Deputi Bidang Pelayanan Kesehatan di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dalam Pelatihan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di Rumah Sakit yang terselenggara selama 3 hari. “Dengan internalisasi Revolusi Mental, peserta akan membawa perubahan yang lebih baik terkait pelaksanaan etika rumah sakit, pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien sejalan dengan inovasi-inovasi yang sudah ada di rumah sakit, tinggal nanti perlu dijalankan sistem monitoring dan evaluasinya,” tambah Andi di Jakarta, Jumat (2/11)
Inovasi Pelayanan di Rumah Sakit Sejalan Dengan Implementasi Revolusi Mental
Jakarta, Rumah sakit merupakan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut (FKTL), dalam pelaksanaannya, rumah sakit diupayakan mengoptimalkan pelayanan kesehatan yang bermutu, responsif dan tidak diskriminatif kepada masyarakat. Hal tersebut mendorong menejemen rumah sakit untuk berinovasi terkait penyelenggaraan pelayanan fasilitas kesehatan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Andi Rahmadi, Asisten Deputi Bidang Pelayanan Kesehatan di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dalam Pelatihan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di Rumah Sakit yang terselenggara selama 3 hari. “Dengan internalisasi Revolusi Mental, peserta akan membawa perubahan yang lebih baik terkait pelaksanaan etika rumah sakit, pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien sejalan dengan inovasi-inovasi yang sudah ada di rumah sakit, tinggal nanti perlu dijalankan sistem monitoring dan evaluasinya,” tambah Andi di Jakarta, Jumat (2/11)