JAKARTA. PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) berencana menerbitkan saham baru alias rights issue. Menariknya, emiten yang bergerak pada bidang industri jasa sistem infrastruktur teknologi informasi ini menawarkan saham baru seharga Rp 125 per saham. Ini sangat jauh di bawah harga pasar saat ini. Pada perdagangan saham kemarin (13/4), harga saham INVS berakhir di level Rp 1.270 per saham. Artinya, harga rights issue INVS lebih rendah 90,16% dari harga sahamnya di lantai bursa. "Harga rights issue memang lebih rendah, sebab kami ingin seluruh pemegang saham mengambil haknya," kata Benita Sofia, Sekretaris Perusahaan INVS, kepada KONTAN, kemarin (12/4). Dia bercerita, INVS akan menerbitkan saham baru sebanyak 782 juta saham atau 85% dari total saham yang dicatatkan. Rasionya 100 berbanding 85. Jadi, setiap pemegang 100 saham lama berhak membeli 85 saham baru.
Inovisi Tawarkan Saham Baru dengan Harga Diskon 90,2%
JAKARTA. PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) berencana menerbitkan saham baru alias rights issue. Menariknya, emiten yang bergerak pada bidang industri jasa sistem infrastruktur teknologi informasi ini menawarkan saham baru seharga Rp 125 per saham. Ini sangat jauh di bawah harga pasar saat ini. Pada perdagangan saham kemarin (13/4), harga saham INVS berakhir di level Rp 1.270 per saham. Artinya, harga rights issue INVS lebih rendah 90,16% dari harga sahamnya di lantai bursa. "Harga rights issue memang lebih rendah, sebab kami ingin seluruh pemegang saham mengambil haknya," kata Benita Sofia, Sekretaris Perusahaan INVS, kepada KONTAN, kemarin (12/4). Dia bercerita, INVS akan menerbitkan saham baru sebanyak 782 juta saham atau 85% dari total saham yang dicatatkan. Rasionya 100 berbanding 85. Jadi, setiap pemegang 100 saham lama berhak membeli 85 saham baru.