KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah di pasar spot kembali mengalami pelemahan 0,04% ke level Rp 16.990 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (30/3/2026) siang. Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menerapkan kebijakan terkait transaksi repo valuta asing (valas) belum tentu berpengaruh besar bagi rupiah dalam waktu dekat. Sebagaimana diketahui, BI baru saja memperkenalkan transaksi repo valas dengan underlying Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI). BI menganggap langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter sekaligus mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas. Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, dampak kebijakan pemberlakuan transaksi repo valas dengan underlying SVBI dan SUVBI relatif masih terbatas dalam waktu dekat. Menurutnya, instrumen ini lebih berfungsi untuk menarik aliran devisa dan memperkuat stabilitas rupiah secara bertahap.
Instrumen Repo Valas Baru dari BI Belum Tentu Langsung Berdampak ke Rupiah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah di pasar spot kembali mengalami pelemahan 0,04% ke level Rp 16.990 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (30/3/2026) siang. Kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menerapkan kebijakan terkait transaksi repo valuta asing (valas) belum tentu berpengaruh besar bagi rupiah dalam waktu dekat. Sebagaimana diketahui, BI baru saja memperkenalkan transaksi repo valas dengan underlying Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI). BI menganggap langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter sekaligus mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas. Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, dampak kebijakan pemberlakuan transaksi repo valas dengan underlying SVBI dan SUVBI relatif masih terbatas dalam waktu dekat. Menurutnya, instrumen ini lebih berfungsi untuk menarik aliran devisa dan memperkuat stabilitas rupiah secara bertahap.
TAG: