Intensitas Gempa Cianjur Mereda, Warga Boleh Pulang ke Rumah yang Masih Layak



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rentetan gempa bumi susulan yang melanda wilayah Cianjur mulai mereda.

Karena itulah, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merekomendasikan warga masyarakat yang rumah tinggalnya tidak hancur atau rusak parah akibat gempa, bisa kembali ke rumah tinggal.

Artinya masyarakat yang rumah tinggalnya masih kategori ringan bisa meninggalkan tempat pengungsian untuk kembali ke rumah masing-masing. 


Seperti kita ketahui Cianjur  diguncang gempa bumi pada Senin (21/11) pukul 13.21 WIB.

Gempa ini menyebabkan sebagian besar rumah di 16 kecamatan dan 151 desa terkena dampak.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) jumlah korban hingga Senin (28/11) sebanyak 323 orang meninggal dunia.

Herman Suheman Bupati Cianjur melaporkan pada Senin (28/11) tim evakuasi menemukan dua orang kurban menjadi total 323, dan sembilan orang masih hilang atau dalam proses pencarian. Sebanyak 108 korban luka berat masih menjalani perawatan.

Herman juga menyebut jumlah titik pengungsian mencapai 449 titik dan 331 titik pengungsian terpusat dan 118 pengungsian mandiri dari keluarga yang ada di dekat rumah mereka masing-masing.

Jumlah Kepala Keluarga 40.152 total pengungsi 100.330 laki laki 48490 jiwa dan perempuan 51.840 jiwa disabilitas 147 jiwa, ibu hamil sebanyak 1.317 jiwa lansia 6.754 jiwa.

Adapun jumlah rumah rusak 63.229 unit rusak berat 26237 rusak sedang 14.196 unit rusak ringan 22.796 unit

Sekolah rusak sebanyak 241, tempat ibadah 170 tempat ibadah fasilitas kesehatan sebanyak 14 unit. Sedangkan gedung perkantoran 17 unit.

Kondisi kegempaan berdasarkan laporan BMKG aktivitas gempa susulan makin berkurang sehingga masyarakat bisa kembali ke rumah yang tidak rusak strukturnya.

Dengan mempertimbangkan ini masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing yang rumah tidak mengalami kerusakan struktur.

Sebelumnya melalui pernyataan tertulis BMKG menyebut berdasarkan pemantauan yang mereka lakukan gempa Cianjur telah melemah, sehingga masyarakat yang rumahnya tidak rusak diminta kembali ke rumah masing-masing.   Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan BMKG selama 7 hari terakhir menunjukkan bahwa aktivitas gempa bumi susulan magnitudonya secara fluktuatif semakin mengecil dan frekuensi kejadiannya semakin jarang.

Karena itulah, dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, maka masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing. 

Dengan catatan kondisi bangunan rumahnya tidak mengalami kerusakan struktur.

Selain itu BMKG mengimbau warga yang kembali ke rumah diimbau untuk menata perabotan rumahnya sedemikian rupa agar jalur evakuasi keluar menjadi lapang dan tidak terhalang oleh benda apapun.

Tidak hanya itu BMKG menyarankan agar warga untuk menjauhkan seluruh benda-benda berat yang berada di atas perabotan (lemari dll), atau benda-benda tergantung yang dapat berpotensi jatuh menimpa penghuninya jika terjadi guncangan atau gempa.

Sementara ke depan masyarakat diminta tetap tenang dengan terus memonitor perkembangan terkini informasi gempabumi dari aplikasi BMKG. 

Organisasi relawan yang terlibat dalam penanganan gempa mencapai 294 di 15 sektor pekerjaan dengan 4222 relawan.

Tugas dukungan dibagi dari pencarian evakuasi logistik pengungsian, pendataan materiil dan tugas lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Syamsul Azhar