Intiland menargetkan bangun 10 hotel bujet tahun ini



JAKARTA. PT Intiland Development Tbk (DILD) mengembangkan bisnis hotel bujet di masa depan. Perusahaan properti ini menargetkan membangun 60 hotel bujet hingga 2016 mendatang.Sekretaris Perusahaan Theresia Rustandi mengatakan, tahun ini targetnya 10-11 hotel. "Demandnya ada dan sangat terlihat, makanya kami serius," kata Theresia kepada KONTAN.Perusahaan menamai hotel bintang 2 premium tersebut dengan merek Whiz. Saat ini, DILD sudah membangun Whiz di Balikpapan, Kalimantan Timur. Saat ini proses pembangunannya sudah memasuki tahap pemasangan tiang pancang. Sedangkan di Semarang, 27 Juli sudah topping off dan ditargetkan November tahun ini bisa beroperasi. "Whiz Yogja sudah operasional," ujar dia.Intiland juga membangun Whiz di Legian dan Kuta tahun ini. Selebihnya, masih tahun 2011 ini, di Surabaya, Cikini dan Hayam Wuruk (Jakarta), Manado, serta Pontianak, Kalimantan Barat. "Yang penting brand-nya, pembangunan bisa franchise, bisa juga joint venture," ungkap Theresia.Adapun setiap pembangunan Whiz menelan biaya sekitar Rp 40 miliar sampai Rp 50 miliar. Theresia mengatakan pembangunan hotel ini lantaran adanya penerbangan murah. "Penerbangan makin banyak, orang kalau uang sudah habis di tiket biasanya berpikir ulang untuk menginap di bintang lima tapi juga tidak mau di hotel bintang 1, nah di situlah kami mengambil celah dengan menyediakan bintang 2 premium," katanya. Perusahaan menargetkan penjualan tahun ini menggapai Rp 1 triliun. Catatan saja, pada paruh pertama 2011 marketing sales Intiland sebesar 50%-60% dari total target.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Edy Can