KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58.
Baca Juga: Reli IHSG Terhenti Disertai Net Sell Asing Rp 1,16 Triliun, Cek Saham yang Dilego Pelemahan ini sekaligus mematahkan tren reli yang terjadi sepanjang sepekan terakhir. Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif dengan menyentuh level tertinggi di 7.773 dan terendah di 7.623. Tekanan jual yang meningkat di paruh akhir perdagangan menjadi pemicu utama pembalikan arah indeks. Dari sisi aktivitas pasar, volume perdagangan saham tercatat mencapai 51,43 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 22,61 triliun. Pergerakan saham pun cenderung variatif, dengan 292 saham melemah, 380 saham menguat, dan 149 saham stagnan.
Baca Juga: Astragraphia (ASGR) Putuskan Tebar Dividen Rp 211 per Saham, Cek Jadwalnya Selain itu, tekanan terhadap IHSG juga dipengaruhi oleh aksi jual investor asing yang mencatatkan
net sell sebesar Rp 1,16 triliun, menambah beban bagi indeks hingga ditutup di zona merah. Berikut 10 saham
net buy terbesar asing pada Rabu:
1. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 199,38 miliar 2. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 109,09 miliar 3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 67,47 miliar 4. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 65,84 miliar 5. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 55,54 miliar 6. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 55,21 miliar 7. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 38,82 miliar 8. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 27,39 miliar 9. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 25,52 miliar 10. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) Rp 21,58 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News