Intip Strategi Adira Finance (ADMF) Dorong Kinerja Pembiayaan pada 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menargetkan kinerja penyaluran pembiayaan baru pada 2026 bisa membaik seiring prospek ekonomi yang dinilai positif dan meningkatnya aktivitas usaha.

Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani mengatakan, pihaknya akan menjaga pertumbuhan portofolio pembiayaan secara sehat dan berimbang dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kualitas aset. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan yang dicapai tetap berkelanjutan.

“Secara umum, perusahaan berharap kinerja pembiayaan baru pada 2026 dapat terus membaik seiring dengan prospek ekonomi dan meningkatnya aktivitas usaha,” kata Gani kepada Kontan, Jumat (2/1/2026).


Baca Juga: BRI Life Perkuat Perlindungan Perjalanan Nataru Lewat Acci Care dan Life Care

Dari sisi bisnis, fokus pembiayaan Adira Finance pada 2026 tidak mengalami perubahan. Gani bilang, Adira Finance tetap menggarap segmen otomotif dan non-otomotif secara paralel sebagai kontributor utama portofolio pembiayaan.

Adira Finance memandang, tren penurunan suku bunga berpotensi mendorong pertumbuhan pembiayaan pada 2026. Namun demikian, penyaluran pembiayaan tetap dilakukan secara selektif dan terukur guna menjaga kualitas portofolio di tengah dinamika industri multifinance.

Dalam menetapkan suku bunga kepada konsumen, Adira Finance mempertimbangkan sejumlah faktor utama, mulai dari tingkat persaingan industri, kondisi likuiditas perbankan, dinamika pasar modal, hingga profil risiko kredit debitur.

Sebagai informasi, sepanjang semester I-2025, Adira Finance membukukan pembiayaan baru sebesar Rp 16,2 triliun. Dari total tersebut, sektor otomotif masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi sekitar 72%.

Secara rinci, segmen non-otomotif terus menunjukkan tren pertumbuhan positif, khususnya produk SolusiDana (segmen multiguna). Kontribusi produk itu meningkat dari 22% pada semester I-2024, menjadi 27% terhadap total pembiayaan baru pada semester I-2025.

Selanjutnya: OPEC+ Akan Pertahankan Produksi Minyak di Tengah Ketegangan Saudi-UEA Atas Yaman

Menarik Dibaca: Agak Laen: Menyala Pantiku! di Puncak, Ini 10 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News