KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau Bank BRI melihat potensi bisnis dari transaksi remitansi masih tetap tumbuh positif di tengah pemulihan ekonomi global sejak pandemi usai. BRI bahkan memasang target pertumbuhan bisnis remitansinya di angka dua digit pada tahun 2023. Maklum saja, Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto menyampaikan pertumbuhan volume transaksi remitansi BRI di tahun lalu bahkan tumbuh 22% secara year on year dibandingkan tahun sebelumnya. Ditambah lagi kinerja bisnis remitansi BRI di awal tahun 2023 dilaporkan berhasil mencetak pertumbuhan yang positif, dengan angka pertumbuhan 18% secara year on year. Aestika menyampaikan keuntungan BRI dari fee based income (FBI) yang diperoleh dari transaksi remitansi bahkan tumbuh impresif.
Dalam catatan Kontan, Aestika merinci pertumbuhan pendapatan bisnis remitansi BRI tumbuh 75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan demikian pihaknya optimistis BRI dapat mempertahankan kinerja baiknya hingga akhir tahun 2023. Baca Juga: OJK Siapkan Beleid Baru Layanan Digital Bank, Efektifkah Cegah Kebocoran Data? Sumber transaksi terbesar untuk segmen remitansi BRI berasal dari negara-negara yang memiliki Indonesia business related yang kuat seperti USA, beberapa negara di Eropa seperti Jerman dan Belanda serta Negara Jepang dan China.