KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konflik geopolitik Timur Tengah turut memengaruhi industri barang mewah. Laporan Global Luxury Industry Outlook 2026 dari firma konsultan global Kearney menyatakan pertumbuhan industri barang mewah pada 2026 hanya berada di kisaran 2%–4%. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan sejumlah proyeksi eksternal yang memperkirakan pertumbuhan 3%–5%. Budi Frensidy, Guru Besar FEB Universitas Indonesia, menilai hanya sebagian kecil barang mewah yang layak dijadikan instrumen investasi.
Investasi Barang Mewah Kurang Likuid, Porsi Ideal 5%–10% dari Aset
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konflik geopolitik Timur Tengah turut memengaruhi industri barang mewah. Laporan Global Luxury Industry Outlook 2026 dari firma konsultan global Kearney menyatakan pertumbuhan industri barang mewah pada 2026 hanya berada di kisaran 2%–4%. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan sejumlah proyeksi eksternal yang memperkirakan pertumbuhan 3%–5%. Budi Frensidy, Guru Besar FEB Universitas Indonesia, menilai hanya sebagian kecil barang mewah yang layak dijadikan instrumen investasi.
TAG: