KONTAN.CO.ID – SYDNEY. Investasi bisnis Australia mengalami kontraksi pada kuartal II 2026, seiring melambatnya lonjakan investasi pembangunan pusat data (data centre) yang sebelumnya mendorong belanja modal perusahaan. Mengutip Reuters, Kamis (27/8/2026), Biro Statistik Australia (ABS) mencatat belanja modal swasta turun 3,6% secara kuartalan menjadi A$50,95 miliar atau sekitar US$36,58 miliar setelah disesuaikan dengan inflasi. Baca Juga: Bursa Korea Selatan Menguat, Didukung Prospek Chip Nvidia dan Fokus ke Kebijakan BOK
Investasi Bisnis Australia Turun 3,6% pada Kuartal II 2026
KONTAN.CO.ID – SYDNEY. Investasi bisnis Australia mengalami kontraksi pada kuartal II 2026, seiring melambatnya lonjakan investasi pembangunan pusat data (data centre) yang sebelumnya mendorong belanja modal perusahaan. Mengutip Reuters, Kamis (27/8/2026), Biro Statistik Australia (ABS) mencatat belanja modal swasta turun 3,6% secara kuartalan menjadi A$50,95 miliar atau sekitar US$36,58 miliar setelah disesuaikan dengan inflasi. Baca Juga: Bursa Korea Selatan Menguat, Didukung Prospek Chip Nvidia dan Fokus ke Kebijakan BOK