Investasi Buntung, Perusahaan Warren Buffett Lepas Saham Kraft Heinz



KONTAN.CO.ID - NEBRASKA.  Perusahaan investasi milik miliarder Warren Buffett, Berkshire Hathaway, akan melepas 27,5% sahamnya di Kraft Heinz.

Kraft Heinz, yang produknya meliputi saus tomat Heinz dan daging Oscar Mayer, pada Selasa (20/1/2026), mengajukan prospektus kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (AS) untuk mendaftarkan potensi penjualan kembali saham Kraft oleh Berkshire atas kepemilikan sahamnya sebanyak 325,4 juta saham.

Seperti dilansir Reuters, Berkshire adalah pemegang saham terbesar Kraft Heinz, yang penggabungannya turut direkayasa pada tahun 2015 dengan perusahaan ekuitas swasta Brasil, 3G Capital. Perusahaan tersebut melepaskan kepemilikan sahamnya di Kraft Heinz pada tahun 2023.


Kombinasi antara Kraft Foods dan H.J. Heinz terbukti mengecewakan, dan perusahaan gabungan tersebut menyatakan pada bulan September 2025 silam bahwa mereka akan terpecah menjadi dua pada akhir tahun ini.

Baca Juga: Keuangan Pemerintah AS Lemah, Dana Pensiun Denmark Lepas Kepemilikan Obligasi AS

Buffett mengatakan kepada CNBC pada saat itu bahwa dia dan Greg Abel, yang saat itu menjabat sebagai wakil ketua Berkshire dan sekarang menjadi kepala eksekutifnya, tidak menyetujui pemisahan tersebut.

Saham Kraft Heinz ditutup naik 23 sen menjadi US$ 23,76 pada Selasa (20/2/2026), menjadikan kepemilikan Berkshire bernilai sekitar US$ 7,7 miliar. 

Berkshire tidak segera menanggapi permintaan komentar soal ini. Konglomerat yang berbasis di Omaha, Nebraska ini menurunkan nilai investasinya di Kraft Heinz sebesar US$ 3,76 miliar pada bulan Agustus 2025, di samping penurunan nilai sebesar US$ 3 miliar pada tahun 2019.

Dalam sebuah pernyataan, Kraft Heinz mengatakan: “Fokus kami tetap pada memaksimalkan nilai jangka panjang untuk bisnis kami dan untuk semua pemegang saham.” Kraft Heinz, yang memiliki kantor di Chicago dan Pittsburgh, telah berjuang setelah bertahun-tahun melakukan pemotongan biaya dan kurangnya investasi, sambil menangkis persaingan dari alternatif yang lebih sehat dan bermerek supermarket.

Perusahaan ini termasuk di antara perusahaan dengan kinerja terburuk di sektor makanan AS. Penjualannya telah melambat karena konsumen mengurangi pengeluaran setelah bertahun-tahun kenaikan harga.

Kraft Heinz menunjuk Steve Cahillane sebagai CEO barunya pada 1 Januari 2026, hari yang sama ketika Abel menjadi kepala Berkshire.

Cahillane Sebelumnya menjabat sebagai CEO dari perusahaan pembuat sereal dan makanan ringan Kellogg, yang juga terpecah menjadi beberapa perusahaan terpisah. Kedua perusahaan tersebut kemudian diakuisisi.

Baca Juga: Makin Berkilau, Harga Emas Spot Ditutup ke Rekor Tertinggi di US$ 4.763,4

Selanjutnya: Algoritma Reels Instagram: Rasakan Pengalaman Baru Konten Sesuai Minat

Menarik Dibaca: Algoritma Reels Instagram: Rasakan Pengalaman Baru Konten Sesuai Minat