Investasi Hijau Makin Ngetren, Sandiaga Uno Sebut Ini Jadi Peluang Baik Bagi MUTU



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren investasi hijau atau green investment dinilai tidak hanya membuka peluang bagi perusahaan energi terbarukan, tetapi juga bagi perusahaan yang menyediakan layanan untuk memastikan penerapan standar keberlanjutan di dunia usaha.

Sandiaga Salahuddin Uno yang juga investor PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU),  mengatakan, investasi hijau tidak berhenti pada pembangunan proyek energi terbarukan, seperti pembangkit listrik tenaga surya, kendaraan listrik, maupun teknologi rendah emisi.

Menurut dia, pengembangan ekonomi hijau juga membutuhkan sistem yang dapat memastikan produk, proses, dan perusahaan memenuhi standar keberlanjutan yang berlaku secara nasional maupun internasional.


Baca Juga: JICT Terapkan Dual Move, Cara Baru Kurangi Kepadatan Truk di Tanjung Priok

"Green investment bukan hanya soal membangun energi terbarukan. Yang tidak kalah penting adalah membangun sistem yang memastikan praktik keberlanjutan benar-benar diterapkan. Perusahaan seperti MUTU memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan tersebut," ujar Sandiaga dalam keterangannya, Rabu (12/8).

Salah satu perusahaan yang dinilai memiliki peran dalam ekosistem tersebut adalah PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU), yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification, Verification, and Assurance (TICVA).

Sandiaga mengatakan, kebutuhan terhadap lembaga independen yang menyediakan layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, verifikasi dan assurance berpotensi meningkat seiring semakin banyaknya negara dan perusahaan yang menerapkan standar keberlanjutan dalam kegiatan bisnis.

Persyaratan terkait lingkungan, keamanan pangan, sertifikasi halal, tata kelola perusahaan hingga pengurangan emisi kini menjadi bagian dari kebutuhan dalam perdagangan global.

Bagi Sandiaga, MUTU memiliki posisi strategis karena layanan yang diberikan dapat membantu pelaku usaha memastikan produk dan proses bisnis memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Melalui layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, verifikasi dan assurance, MUTU mendukung berbagai sektor industri dalam meningkatkan kualitas produk, memenuhi regulasi, memperkuat tata kelola perusahaan hingga memperluas akses ke pasar internasional.

Selain itu, MUTU mengembangkan layanan di bidang sertifikasi halal, keamanan pangan, pasar karbon serta layanan yang mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Baca Juga: Nintendo Switch 2 Masuk Indonesia Desember, Salim Group Jadi Distributor Resmi

Sandiaga menilai perubahan tren investasi global turut membuka peluang bagi perusahaan yang menyediakan infrastruktur pendukung ekonomi hijau.

Investor, menurut dia, kini tidak hanya melihat proyek energi hijau sebagai peluang investasi. Perusahaan yang menyediakan sistem dan layanan agar prinsip keberlanjutan dapat diterapkan secara nyata juga berpotensi mendapatkan manfaat dari perkembangan tren tersebut.

"Keberlanjutan membutuhkan institusi yang kredibel. Ketika perusahaan mampu memenuhi standar yang diakui secara internasional, kepercayaan pasar akan meningkat. Pada akhirnya, hal tersebut juga akan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global," kata Sandiaga.

Dia menambahkan, perusahaan yang berperan dalam membangun ekosistem keberlanjutan memiliki prospek jangka panjang karena kebutuhan terhadap layanan tersebut diperkirakan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi hijau di berbagai negara.

MUTU sendiri telah berpengalaman lebih dari tiga dekade dalam menyediakan layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, verifikasi dan assurance bagi berbagai sektor industri.

Layanan tersebut diarahkan untuk membantu perusahaan meningkatkan kualitas, memenuhi ketentuan regulasi serta memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar nasional maupun internasional.

Dengan meningkatnya penerapan standar keberlanjutan dalam perdagangan dan kegiatan bisnis global, layanan TICVA menjadi salah satu bagian dari ekosistem yang mendukung perusahaan dalam memenuhi tuntutan pasar tersebut.

Baca Juga: AI Mulai Jadi Mesin Bisnis di Indonesia, Covena Andalkan Agentic AI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News