KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total investasi industri asuransi komersial masih didominasi instrumen berisiko relatif rendah pada awal 2026. Per Januari 2026, total investasi industri asuransi komersial tercatat mencapai Rp 753,64 triliun. Dari sisi komposisi, penempatan terbesar masih berada pada Surat Berharga Negara (SBN) dengan porsi 41,08% dari total portofolio. Sementara itu, investasi pada saham tercatat sebesar 17,51% dan reksadana sebesar 13,81%. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan komposisi investasi tersebut disesuaikan dengan karakteristik kewajiban masing-masing lini usaha asuransi.
Investasi Industri Asuransi Capai Rp 753,64 Triliun per Januari 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total investasi industri asuransi komersial masih didominasi instrumen berisiko relatif rendah pada awal 2026. Per Januari 2026, total investasi industri asuransi komersial tercatat mencapai Rp 753,64 triliun. Dari sisi komposisi, penempatan terbesar masih berada pada Surat Berharga Negara (SBN) dengan porsi 41,08% dari total portofolio. Sementara itu, investasi pada saham tercatat sebesar 17,51% dan reksadana sebesar 13,81%. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan komposisi investasi tersebut disesuaikan dengan karakteristik kewajiban masing-masing lini usaha asuransi.
TAG: