KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat realisasi investasi pembangunan fasilitas produksi manufaktur pada kuartal I-2026 mencapai Rp 418,62 triliun dengan rencana penyerapan tenaga kerja sebanyak 219.684 orang. Ekonom Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai data tersebut belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan nyata di sektor manufaktur. Menurutnya, jika dilihat dari indikator lain, semisal PMI, justru nilainya merosot. “Saya belum melihat ada indikasi perbaikan dari industri manufaktur sebenarnya, karena hanya klaim dari pihak pemerintah. Tapi jika kita lihat indikator lainnya, semisal PMI Manufaktur kita yang merosot jadi pertanyaan, di saat menyatakan ekspansi rendah, tapi buka pusat produksi baru?,” ujar Nailul kepada Kontan, Senin (27/4/2026).
Investasi Manufaktur Capai Rp 418,62 Triliun, Ekonom: Belum Ada Tanda Perbaikan Nyata
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat realisasi investasi pembangunan fasilitas produksi manufaktur pada kuartal I-2026 mencapai Rp 418,62 triliun dengan rencana penyerapan tenaga kerja sebanyak 219.684 orang. Ekonom Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai data tersebut belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan nyata di sektor manufaktur. Menurutnya, jika dilihat dari indikator lain, semisal PMI, justru nilainya merosot. “Saya belum melihat ada indikasi perbaikan dari industri manufaktur sebenarnya, karena hanya klaim dari pihak pemerintah. Tapi jika kita lihat indikator lainnya, semisal PMI Manufaktur kita yang merosot jadi pertanyaan, di saat menyatakan ekspansi rendah, tapi buka pusat produksi baru?,” ujar Nailul kepada Kontan, Senin (27/4/2026).
TAG: