Investasi melambat, China turunkan rasio modal minimum untuk proyek infrastruktur



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Demi mendorong laju investasi, China akan menurunkan persyaratan rasio modal minimum untuk beberapa proyek di bidang infrastruktur.

Melansir laporan stasiun televisi Pemerintah China, CCTV  pada Rabu (13/11) mengutip hasil rapat kabinet yang dipimpin Perdana Menteri Li Keqiang, Reuters melaporkan, rasio modal mininum untuk proyek-proyek pelabuhan dan infrastruktur logistik turun menjadi 20%, dari sebelumnya 25%.

Sementara untuk proyek jalan raya, kereta api, perlindungan lingkungan, dan infrastruktur layanan sosial, rasio modal minimumnya berdasarkan kasus per kasus, dengan penurunan hingga menjadi 5%.


Baca Juga: Duh, peretas China diduga membobol data asosiasi industri AS terkait perang dagang

Biasanya, proyek infrastruktur di negeri tembok raksasa dibiayai oleh ekuitas dan utang. Tapi, pemilik proyek harus memenuhi persyaratan rasio ekuitas minimum sebelum meningkatkan pembiayaan melalui pinjaman.

Sebelumnya, Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional, badan perencanaan pembangunan China, mengatakan pada Agustus, pemerintah akan menurunkan persyaratan rasio modal minimum untuk beberapa proyek guna memperluas investasi.