JAKARTA. Pemerintah diperkirakan sulit mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,2% pada tahun 2016 ini. Sejumlah komponen yang diandalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi satu persatu melambat. Pertumbuhan investasi yang sebelumnya dianggap sebagai motor penggeran utama, ternyata pada kuartal II malah melambat. Seperti yang dirilis Badan pusat Statistik (BPS) pada kuartal II lalu Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) hanya tumbuh sebesar 5,06% dari tahun lalu. Padahal pada triwulan sebelumnya PMTB mampu tumbuh sebesar 5,57%. Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) melihat realitas ini menunjukan bahwa upaya pemerintah melalui belanja modalnya belum bisa mendorong pertumbuhan investasi.
Investasi melambat, target ekonomi 5,2% sulit
JAKARTA. Pemerintah diperkirakan sulit mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,2% pada tahun 2016 ini. Sejumlah komponen yang diandalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi satu persatu melambat. Pertumbuhan investasi yang sebelumnya dianggap sebagai motor penggeran utama, ternyata pada kuartal II malah melambat. Seperti yang dirilis Badan pusat Statistik (BPS) pada kuartal II lalu Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) hanya tumbuh sebesar 5,06% dari tahun lalu. Padahal pada triwulan sebelumnya PMTB mampu tumbuh sebesar 5,57%. Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) melihat realitas ini menunjukan bahwa upaya pemerintah melalui belanja modalnya belum bisa mendorong pertumbuhan investasi.