KONTAN.CO.ID – JAKARTA. HSBC Global Research menilai ruang kenaikan saham-saham bertema kecerdasan buatan (AI) di Asia mulai terbatas. Posisi investor yang sudah sangat overweight membuat peluang rotasi ke pasar lain semakin besar memasuki 2026. Head of Equity Strategy Asia Pacific HSBC Global Research, Herald van der Linde, mengatakan euforia AI di pasar seperti Taiwan dan Korea sudah berada di titik jenuh. “Di Taiwan, semua analis bicara soal AI. Buy side juga sama positifnya. Situasi seperti ini jarang sekali terjadi dalam 25 sampai 30 tahun terakhir,” ujar Herald dalam paparan HSBC Outlook 2026, Senin (12/1/2026).
Investor Asia Sudah Overweight AI, HSBC Nilai Rotasi ke Pasar Lain Mulai Terbuka
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. HSBC Global Research menilai ruang kenaikan saham-saham bertema kecerdasan buatan (AI) di Asia mulai terbatas. Posisi investor yang sudah sangat overweight membuat peluang rotasi ke pasar lain semakin besar memasuki 2026. Head of Equity Strategy Asia Pacific HSBC Global Research, Herald van der Linde, mengatakan euforia AI di pasar seperti Taiwan dan Korea sudah berada di titik jenuh. “Di Taiwan, semua analis bicara soal AI. Buy side juga sama positifnya. Situasi seperti ini jarang sekali terjadi dalam 25 sampai 30 tahun terakhir,” ujar Herald dalam paparan HSBC Outlook 2026, Senin (12/1/2026).